Jhpiego dan Dinas Kesehatan Karawang Luncurkan SMSBunda

Operator SMSBunda di Dinas Kesehatan Karawang.
KARAWANG, KarawangNews.com – Jhpiego didukung GE Foundation bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang meluncurkan layanan SMSBunda, yaitu layanan SMS bagi wanita hamil dan nifas, Selasa (15/4/2014) di aula dinas tersebut. Layanan SMS ini membekali ibu dengan informasi kesehatan dan mendorong mereka untuk dapat mengidentifikasi tanda bahaya, serta aktif mencari bantuan jika diperlukan.

Di Indonesia, SMSBunda ini baru pertama diluncurkan di Kabupaten Karawang, sebab Jhpiego memiliki kesamaan khusus dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang dalam menangani kematian ibu hamil dan bayi. Sehingga, Karawang menjadi satu daerah percontohan yang kedepannya akan diikuti oleh daerah lain di Indonesia.

“SMSBunda adalah terobosan inovasi yang memberikn dampak positif untuk masyarakat Indonesia. Informasi penting untuk merawat ibu hamil dan bayi baru lahir yang dikirimkan secara langsung ke ponsel ibu dapat membantu menyelamatkan ibu dan bayi,” kata Presiden dan CEO Jhpiego, Dr. Leslie Mancuso.

Diketahui, mengurangi angka kematian ibu dan bayi adalah salah satu target MDG yang terpenting di Indonesia, maka GE Foundation mengembangkan program Development Health Globally, serta kerja sama dengan Jhpiego hingga mencakup Indonesia.

“Dengan langkah sederhana dan kemitraan ini, kami dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam membantu Indonesia,” ucap Executive Director Global Health and Chief Medical Officer GE Foundation, David Barash.

Berdasarkan data WHO dan UNICEF, angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Indonesia memiliki angka kematian ibu tertinggi di wilayah Asia Tenggara, diperkirakan 9.600 perempuan meninggal akibat komplikasi kehamilan danpersalinan setiap tahunnya.

Meski kemajuan sudah terlihat dalam upaya mengurangi kematian bayi dan anak di bawah lima tahun, angka kematian bayi baru lahir belum menunjukan penurunan sejak tahun 2002.

Sebagian besar penyebab kematian ibu dan bayi baru lahir ini sebenarnya bisa dicegah, tetapi ibu dan keluarga tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang kehamilan dan nifas, Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan tanda-tanda bahaya bagi ibu dan bayi baru lahir.

Dengan begitu, SMSBunda menjawab kebutuhan ibu hamil dan nifas dengan mengirimkan klinis yang berguna dan sebaliknya ibu dapat menerima informasi tersebut dengan mudah.

SMSBunda menerapkan teknologi inovatif yang murah dan terukur  untuk menjakau ibu hamil dan nifas di luar sistem kesehatan. Ibu hanya perlu mendaftarkan diri dengan mengirimkan tanggal perkiraan bersalin ke nomor 0812 1239 5555 kapan saja selama masa hamil atau nifas.

Kemudian, ibu yang terdaftar akan menerima SMS gratis tentang perawatan Antenatal (ANC) dan perawatan Postpartum (PNC) sesuai dengan usia kehamilan, mulai dari trimester pertama hingga 42 hari setelah melahirkan. Isi pesan tersebut dikembangkan tim klinis dan sesuai dengan pedoman Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes).

Untuk mempromoskan layanan SMSBunda, Jhpiego menggunakan pendekatan langsung dengan bidan dan petugas kesehatan masyarakat untuk mendorong dan mendaftarkan klien mereka.

“Apabila layanan SMSBunda diabungkan dengan upaya penyelamatan ibu dan bayi seperti program EMAS, upaya kami untuk mempercepat dan menyelamatkan ibu dan bayi baru lahir di seluruh Indonesia akan terlaksana,” kata David Barash. (rls)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -