Jembatan Timbang Tak Difungsikan Baik, Jalan Cepat Rusak

KARAWANG, KarawangNews.com - Operasional jembatan timbang yang carut marut menyebabkan banyaknya kendaraan yang melebihi beban berat melintas jalan raya, sehingga mengakibatkan jalan cepat rusak. Padahal, fungsi utama jembatan timbang kendaraan berat untuk mengawasi kerusakan jalan, tapi kenyataannya jembatan timbang ini tidak difungsikan dengan benar. Demikian kata Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Barat, Deden Darmansah, Senin (7/4/2014).

"Dari pada mempertahankan jembatan timbang yang hanya menguntungkan oknum-oknum tertentu, lebih baik ditutup saja atau dihentikan operasionalnya. Apalagi selama ini jembatan timbang ini tidak memberikan manfaat bagi pemerintah provinsi, buktinya jalan kita terus mengalami kerusakan parah dimana-mana," kata Deden yang kini ‘nyaleg’ ke DPR RI.

Lebih lanjut Deden menyatakan, yang terjadi selama ini justru adanya praktek percaloan dan pungutan liar bagi kendaraan yang melanggar. Pungutan yang diambil petugas jembatan timbang itu tidak masuk ke kas Provinsi Jawa Barat, karena dalam peraturan daerah tidak diwajibkan.

Maka, atas nama hukum dan pemerintahan, selama pemerintah pusat belum memiliki kemampuan yang cukup untuk mengelola timbangan, lebih baik jembatan timbang di seluruh Indonesia itu ditutup, karena selama ini jembatan timbang itu jadi sarang percaloan dan hanya memperkaya calo-calo tersebut.

Dijelaskan Deden, aturan perundang-undangan sudah mengatur tentang jumlah denda yang tertera jika ada kendaraan yang kedapatan melebihi muatan. Pelanggarannya yaitu dikenakan denda administrasi sebesar Rp 500 ribu atau sanksi kurungan penjara selama dua bulan.

Sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 307 tentang lalu lintas jalan menyebutkan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor angkutan umum barang yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 169 Ayat 1 akan dipidana dengan sanksi pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda administrasi paling banyak maksimal yakni Rp 500 ribu. (gs)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -