DPPKAD Pertahankan Alat Ketik Manual di Era Digital

KARAWANG, KarawangNews.com - TIK...tik..tik bunyi itu keluar ketika jari-jari seorang staf di ruang lobi kantor Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Karawang, Hadis Herdiana. Petugas PNS itu menekan tombol huruf demi huruf. Sesekali matanya melirik ke secarik kertas membaca kata untuk diketiknya tanpa melihat tombol huruf di mesin ketik bekas itu. Di tengah perkembangan teknologi digital, alat mesin ketik manual ini tetap dipertahankan di kantor pendapatan dan pajak di daerah lumbung padi tersebut.

"Alat itu sangat memiliki jasa untuk pertumbuhan dan perkembangan Karawang, saat ini, beberapa disposisi yang saya perintahkan kepada staf di lobi tunggu ruangan saya ini, memang ada yang harus memanfaatkan mesin ketik ini," kata Hadis Herdiana, dalam bincang-bincang bersama wartawan di ruang kerjanya, Selasa (15/4/2014).

Hadis menjelaskan, dulu alat mesin ketik manual sangat paling digunakan pada era orde baru hampir seluruh tanah air, termausk di seantero kantor pemerintah Karawang.  Namun, seiring perkembangan personal komputer dengan mesin cetaknya (printer) sejak tahun 1996, kantor pemerintahan mulai berkurang menggunakan alat ini, apalagi jasa komputer sangat efektif untuk menyimpan arsip.

"Saya masih ingat ketika pertama bertugas untuk negara ini, kalau jasa mesin ketik sering dimanfaatkan untuk keperluan faktur pajak, kwitansi, sampai tugas kuliah mahasiswa atau formulir surat pengajuan sertifikat tanah.  Tidak elok juga kalau sekarang kita buang begitu saja alat tersebut. Bagi saya, di kantor saya ini, mesin ketik masih punya peran penting untuk mengurusi pelayanan publik," katanya. (ari)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -