Cipta Karya Masih Tentukan Ikon Taman

KARAWANG, KarawangNews.com – Dinas Cipta Karya masih menentukan ikon taman untuk dipasang di atas tugu air terjun di bundaran Pabrik Es Jalan Kertabumi, mengingat ikon harus berciri khas Karawang sebagai daerah lumbung padi. Meski kini sudah dibuatkan skema ikon itu, tetapi masih dalam penawaran harga.

“Ikonnya masih kontrak, jenisnya harus murah dan kuat juga mengandung aspek filososi, tadinya mau dilelang, tapi kita masih siap bikin ikon,” kata  Kabid Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (KPP) Dinas Cipta Karya Karawang, Ridwan Salam, Senin (28/4/2014).

Kata dia, anggaran untuk membuat taman air terjun tersebut sebanyak Rp 480 juta-an. Meski hampir rampung, skema taman kota ini mengalami beberapa perubahan, seperti pipa air yang semula direndam, kini diangkat posisinya di atas.

“Ada beberapa perubahan disebabkan ada pertimbangan teknis, konsepnya memang bukan air mancur, tapi air turun,” jelasnya.

Meski begitu, pihaknya sudah membuat ikon yang dipastikan akan dipasang di atas air terjun tersebut, yaitu berbentuk tangan yang menggenggam padi. Kata Ridwan Salam, ikon itu dianggap sebagai ciri khas Kabupaten Karawang yang mengandung filosofi.

“Ikon itu menggambarkan pemerintah mempertahankan padi, karena sebagian wilayah Karawang adalah daerah pertanian,” jelasnya.

Diakuinya, banyak yang mengancungkan jempol dengan ikon itu, tetapi banyak juga yang menyatakan ikon itu jelek untuk taman kota. Namun begitu, Ridwan Salam akan berusaha memasang ikon pilihannya ini di bundaran Pabrik Es Kertabumi, sembari mencari ikon untuk bundaran yang lain.

“Banyak yang memberi masukan, sementara kita akan buat ikon tangan yang menggengam padi ini saja,” kata dia, sambil memperlihatkan gambar skema ikon itu di ruang kerjanya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -