Bupati: PPDB Online yang Terbaik Untuk Pendidikan Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com - Penerapan Penrimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online sebagai sistem penerimaan siswa baru di Kabupaten Karawang betul-betul akan dilaksanakan. Meski tahun lalu masih berstatus uji-coba, di tahun ini pelaksanaan PPDB online tinggal menghitung hari. Apalagi, ditambah dengan adanya surat keputusan dari Gubernur Jawa Barat yang menginstruksikan pelaksanaan penerimaan siswa baru dengan sistem online. Tak pelak, pelaksanaan PPDB online makin positif.

Bahkan, Bupati Karawang, H. Ade Swara menilai, sistem PPDB online adalah yang terbaik. Itu diungkapkan ketika beliau memantau jalannya Porseni Pelajar, di GOR Panatayuda, Selasa (22/4/2014). Kata bupati, meski penerimaan siswa baru belum resmi dibuka, PPDB online diharapkan dapat mempermudah pendaftaran calon peserta didik baru. Selain itu, PPDB online pun meminimalisir potensi ‘siswa titipan’ yang kerap terjadi saat penerimaan siswa baru.

“PPDB online ini akan mempermudah pendaftaran, karena data siswa semua sudah ada di database. Sehingga, tingkat keamanannya pun terjamin. Semua sudah diatur secara otomatis. Begitu ditulis nama siswa calon pendaftar, langsung muncul nilainya serta sekolah yang dirujuk, sehingga tidak bisa direkayasa,” ujar bupati.

Lebih lanjut, disinggungnya pula, PPDB online ini sekaligus mengubah 'image' negatif  dunia pendidikan. Pasalnya, melalui PPDB online, isu yang marak beredar tentang ‘siswa titipan’ itu tidak akan terjadi lagi. Sebab, penerimaan peserta didiknya pun diperketat.

“Jadi, sekaligus mengubah 'image' Dinas Pendidikan. Isu-isu negatif tentang siswa titipan dan rekayasa nilai itu tidak benar, terbukti melalui PPDB online ini sudah tidak bisa direkayasa lagi,” jelasnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -