Liburan di Hari Raya Nyepi, Jalur Pantura Macet

Bripka Karno, mengatasi kemacetan di Pantura,
Sabtu siang.
SUBANG, KarawangNews.com - Memasuki libur panjang jelang Hari Raya Nyepi, arus lalu lintas jalur Pantura Subang lumpuh, ini disebabkan volume kendaraan yang meningkat, kemacetan juga diperparah dengan karena ada perbaikan gorong gorong yang ambles di daerah Mandalawangi, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, sehingga polisi memberlakukan sistem buka tutup jalur.

Kemacetan itu terjadi mulai dari Kecamatan Sukamandi hingga Kecaamatan Sukasari, yaitu kendaraan dari arah Jakarta tujuan Cirebon, diperkirakan kemacetan ini mengular hingga belasan kilo meter. Kondisi serupa terjadi di jalur sebelahnya Cirebon-Jakarta, ribuan kendaraan harus antri dan bergantian melintasi titik perbaikan gorong-gorong yang hanya dibuka satu jalur, yakni di jalur Jakarta-Cirebon.

Diketahui, peningkatan volume kendaraan ini terjadi sejak Kamis (27/3/2014) malam dan terus meningkat hingga Sabtu (29/3/2014), sehingga Satlantas Polres Subang harus bekerja ekstra buka-tutup jalur, agar kemacetan tidak semakin parah, mengingat jumlah kendaraan dipastikan akan terus meningkat dari arah Jakarta dan sebaliknya.

Kendati begitu, tingginya volume kendaraan yang terus terjadi membuat kemacetan sulit terurai, ditambah ulah para pengendara yang melaju melawan arah, sehingga polisi harus bertindak tegas terhadap pengendara yang melanggar tersebut.

“Diperkirakan arus lalu lintas akan terus meningkat hingga Sabtu malam ini. Untuk menghindari kemacetan di jalur Pantura Subang ini, sejumlah jalur alternatif bisa digunakan, seperti memanfaatkan jalur tengah masuk dari Sadang kemudian Subang dan keluar di Pamanukan lalu kembali  di jalur Pantura Subang,” jelas Polantas Subang, Bripka Karno. (aw)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -