Kampung Penadah Curanmor Digerebek

Polisi Tidak Berhasil Menangkap Pelaku Target Operasi 



KARAWANG, KarawangNews.com - Sekitar seratus polisi dari Satreskrim Polres Karawang menggrebek sebuah kampung yang dianggap jadi daerah penadah barang motor curian di  daerah pesisir utara Karawang, Kamis (13/3/2014) siang. Penggerebekan ini diduga dibocorkan, sehingga polisi hanya mengamankan tiga orang yang diduga pelaku curanmor, serta 21 motor bodong hasil curian kemudian diamankan aparat ke Polres Karawang.

Dengan menggunakan senjata lengkap, Satreskrim Polres Karawang dipimpin Kabag Ops Polres Karawang  dan dibantu 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob termasuk 2 SSK Dalmas menyisir satu persatu  rumah di Kampung Cilempung, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, polisi memburu para pelaku curanmor yang sering beraksi hampir di seluruh wilayah Jawa Barat.

Aksi penggrebekan ini dilakukan atas laporan masyarakat yang resah akibat sering kehilangan motor, kemudian secara terang-terangan si pencuri meminta uang tebusan jika motor ingin kembali.

Hal tersebut terjadi sudah lama, sebelumnya beberapa kali polisi melakukan penggrebekan ke kampung ini, tetapi polisi selalu kalah jumlah, pasalnya warga kampung ini kompak melakukan perlawanan terhadap polisi, sehingga operasi polisi selalu gagal. Namun, kini polisi datang dengan jumlah personil besar, sehingga warga di kampung ini tidak berani melawan, malah mereka memilih kabur setelah mengetahui polisi akan menggerebek.

Kabag Ops Polres Karawang, AKP Imam didampingi Kasat Reskrim AKP Dono Satri Wicaksoni menjelaskan, Kampung Cilempung ini merupakan kampung dengan jumlah pelaku curanmor terbanyak, atau istilah dalam dunia curanmor di sebut ‘pemetik’ motor, karena di kampung ini pelakunya terus meregenerasi kepada anak-anak yang mulai tumbuh dewasa dengan dilatih di forum pencuri yang telah terorganisir.

“Selain itu, kampung ini juga merupakan kampung pelarian sejumlah pelaku curanmor dari Jakarta hingga Lampung,” ungkap Imam.

Penggrebegan penadah sepeda motor itu dilakukan sebagai pengembangan dari operasi jajaran polisi yang dilakukan sebelumnya, dalam kasus tersebut terdapat lima tersangka yang sudah ditangkap .

"Kami tidak mendapatkan empat orang penadah yang sudah menjadi target operasi di kampung itu. Hasil penggerebegan itu, ada 21 unit kendaraan sepeda motor yang kami sita," kata Doni Satria Wicaksono.

Sementara itu, menurut warga Cilempung, Sudi Adang (30), ada sekitar 100 lebih personel polisi bersenjata lengkap yang datang dan langsung menyisir satu persatu rumah yang berada di kampungnya ini, kedatangan polisi bersenjata lengkap ini membuat warga panik. Mereka yang takut ditangkap langsung kabur, karena mengetahui polisi sedang melakukan penggerebekan curanmor di kampungnya ini.

"Tiba-tiba saja banyak polisi datang kemudian mengangkut satu persatu motor menggunakan truk polisi," ucapnya. (aw/ric)