Tim Kesehatan Jiton Terus Sisir Lokasi Terkena Banjir

KARAWANG, KarawangNews.com - Relawan Tono Bahtiar (Jiton) kembali gelar baksos, Sabtu (1/2/2014) siang ke daerah pasca bencana banjir, di Kampung Tangkil, Desa Kuta Ampel, Kecamatan Batujaya. Mengingat daerah ini merupakan titik siaga satu setiap air Sungai Citarum meninggi, karena beberapa tahun lalu tanggul Citarum di Tangkil jebol dan menenggelamkan ribuan rumah di wilayah utara Karawang.

Di lokasi ini, tim kesehatan Tono Bahtiar langsung membuka pengobatan gratis, bersih-bersih saluran air dan pembagian sembako. Usai di Tangkil relawan kesehatan Jiton menyambangi Desa Karyamakmur masih di Kecamatan Batujaya dan langsung membuka pengobatan masal yang notabene sangat dibutuhkan masyarakat setempat, karena daerah itu jauh dari Puskesmas. Lokasi pengobatan ini langsung dipandu kepala dusun setempat ke titik lingkungan dusun yang sangat membutuhkan pengobatan.

Pengobatan keliling ke sejumlah lokasi terkena bencana banjir ini mendapat respon yang luar biasa, karena masyarakat sendiri mengatakan Tono Bahtiar memang selalu berbaur dengan masyarakat, terutama ketika dalam kondisi bencana alam. Seperti diungkapkan warga Karyamakmur, Serin (47), pengobatan ini memang dirasa perlu, karena para korban banjir sulit mendapat penanganan medis.

"Memang Jiton tidak pernah lupa kepada masyarakatnya, sejak menjadi anggota DPRD selama tiga periode ini hingga sekarang sebagai Ketua DPRD Karawang," ucapnya.

Usai di Karyamakmur, tim medis Jiton bergerak di ke Kampung Solokan, Desa Solokan, Kecamatan Pakisjaya, di kampung itu sedikitnya puluhan warga memeriksakan diri dan tim medis Jiton mendapati warga mengidap sakit serupa seperti di daerah lain pasca banjir, yaitu flu, sakit kepala, gatal-gatal dan meriang, tak sedikit warga yang mengalami iritasi kulit, terutama di betis dan telapak kaki, ini disebabkan air kotor selama banjir yang menggenangi pemukiman mereka.

"Selama ini bantuan tidak sampai ke solokan, hanya sampai ke Telukbuyung, sehingga bantuan seperti ini sudah ditunggu sejak banjir terjadi," kata warga setempat, Ana (49). (spn)



Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -