Ribuan Buruh Akan Padati Lapang Karangpawitan Bertolak ke Jakarta

KARAWANG, KarawangNews.com - Serikat Pekerja Kertas Pindo Deli (SPKPD) memutuskan untuk mogok kerja pada tanggal 27 Februari–28 Maret 2014 akibat gagalnya perundingan dengan PT. Pindo Deli Karawang Mills yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, Indonesia.

Serikat Pekerja menuntut sistem pengupahan yang adil meliputi upah minimum kelompok usaha, upah sundulan, tunjangan masa kerja, tunjangan jabatan dan penilaian kinerja akhir tahun.  Sementara perusahaan ingin agar kenaikan upah sama bagi seluruh pekerja tanpa memperhatikan masa kerjanya.

Pada Selasa (25/2/2014), ribuan buruh dari Keluarga Besar ABK (Aliansi Besar Karawang) dan Keluarga Besar Aliansi Jawa Barat (Al Jabar) berkumpul di Lapang Karang Pawitan pukul 07.00-08.00 WIB untuk persiapan bergerak menuju Jakarta, tujuannya yaitu Sinar Mas Pusat di Tamrin, yakni Kantor Pusat Pondo Deli. Selain ke kantor pusat itu, serikat pekerja tersebut akan mendatangi Kemenhankam, Kedubes Jepang, Mahkamah Konstitusi dan Mabes Polri.

Sebelumnya, Senin (24/2/2014) sore, seribu lebih buruh yang tergabung SPKPD berkumpul di lapang bola Kampung Babakan Sananga, Kelurahan Adiarsa, Karawang Timur untuk mempersiapkan diri rencana bertolak ke Jakarta pada Selasa pagi di Lapang Karang Pawitan.

Rencana mogok kerja ini mendapat perlakuan yang patut diduga sebagai intimidasi dimana muncul kampanye hitam agar pekerja tidak mengikuti mogok kerja, penurunan bendera serikat pekerja oleh keamanan perusahaan dan penyebaran TNI serta Polisi di lingkungan perusahaan.

PT. Pindo Deli Pulp And Paper Karawang Millss adalah salah satu perusahaan dibawah Asia Pulp And Paper (APP), Sinarmas Group.  APP adalah salah satu perusahaan pulp dan kertas terbesar didunia dengan kapasitas lebih dari 19 juta ton pertahun dan memasarkannya di lebih dari 120 negara.

Mogok kerja ini didukung solidaritas buruh nasional dan internasional diantaranya ABK, Al-Jabar serta afilasi dari SPKPD yaitu Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI), Konfederasi Serikat Nasional (KSN) dan IndustriALL Global Union. Dukungan para serikat tersebut untuk memperjuangkan keadilan sistem pengupahan ini dianggap sangat berarti bagi terpenuhinya keadilan atas upah pekerja. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -