Pemkab Karawang Wajib Periksa Aset Bengkok Desa

KARAWANG, KarawangNews.com - Selain harus konsen mempercepat penyerahan laporan pertanggungjawaban beberapa kepala desa yang sudah mengundurkan diri, berhenti atau habis masa jabatan, Pemkab Karawang perlu menginventarisir soal keberadaan aset bengkok di seluruh pemerintahan desa. Apalagi banyak kejadian, aset desa jenis satu ini rentan dipindahtangankan oleh oknum tak bertanggungjawab.

"Kalau terinventarisir, kan jelas gimana manfaat dan peruntukannya. Contoh, bengkok juga bisa untuk stimulan tunjangan perangkat desa atau pengembangan lain yang sasarannya untuk kepentingan luas masyarakat desa," usul A. Ahmad (23), aktivis sekolah tinggi, Jumat (18/10/2013).

Saat bengkok tidak terinventarisir dengan baik, sambungnya, acap kali benang kusutnya berdampak pada kinerja aparat dan perangkat desa di lingkup pemerintahan desa, terutama ketika terjadi transisi atau mutasi dan rotasi para pejabat desa tersebut.

"Survey di lapangan, manakala terjadi perubahan struktur pegawai pemerintahan desa, justru urusan bengkok ini tak terinventarisir baik, sering terjadi saling tanya yang berujung kecurigaan," katanya.

Dijelaskannya, inventarisasi bengkok di pemerintahan desa juga perlu digerakan sehingga meminimalisir tindakan penyalahgunaan wewenang atau korupsi terhadap aset masyarakat di desa.

"Upaya itu tidak sulit untuk ditempuh, jika memang Karawang serius memberantas korupsi," tandasnya. (fir)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -