Pasca Ditembak, Buruh Mengadu ke Komnasham

KARAWANG, KarawangNews.com - Pasca peristiwa penembakan polisi yang membubarkan massa pendemo buruh PT. Fuji Seat Indonesia di Kawasan KIIC, Karawang Barat, Senin (23/9/2013) kemarin,  Tim Advokasi Buruh Karawang (Tabur) mendatangi Kontras dan melaporkan kejadian itu kepada Komnasham dan Kompolnas di Jakarta, Selasa (24/9/2013), para buruh menyatakan aksi polisi yang menembak dua pengunjuk rasa dinilai tidak sesuai dengan standar pengamanan.
Sebanyak 150 buruh yang melakukan aksi unjuk rasa kemarin mendiskusikan kasus penembakan ini bersama Komisi Kekerasan dan Orang Hilang atau Kontras di Jalan Borobodur, Jakarta, kemudian merekomendasikan laporan kepada Komnasham, dimana ada hak-hak asasi manusia buruh yang dilanggar oleh aparat kepolisian, serta melaporkan peristiwa ini kepada Kompolnas untuk segera melakukan investigasi atas kecerobohan polisi dalam mengamankan aksi unjuk rasa kemarin.
Buruh juga menyurati Kapolri terkait peristiwa penembakan tersebut, agar memberikan peringatan yang tegas, karena anak buahnya melakukan pengmanan dengan cara yang melampaui kewenangan mereka sebagai pengaman.
"Buruh mengecam tindakan refresif  aparat kepolisian saat melakukan pengamanan aksi buruh kemarin, sejumlah saksi mengatakan polisi menembak gas air mata dengan jarak yang cukup dekat atau kurang dari dua meter, sehingga mengenai dua buruh yang sedang berunjuk rasa, keduanya harus dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan pertolongan," ucapnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -