Pengusaha Opak Jungklang Butuh Bantuan Pemerintah

BANYUSARI, KarawangNews.com - Pengrajin kue khas Dusun Jungklang, Desa Pamekaran, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang tidak pernah mendapat sentuhan bantuan dari pemerintah, baik secara inovasi melalui bimbingan pelatihan maupun modal. Padahal program pemerintah sering menggaung untuk memajukan usaha kecil.

Pemerintah, sering gembar-gembor soal mengurangi angka pengangguran dengan membantu usaha kecil di pedesaan, tetapi nyatanya hal itu tidak terjadi di dusun tersebut. Puluhan pengrajin opak jungklang mengaku, selama puluhan tahun dari generasi ke generasi belum pernah satu pun yang tersentuh tangan pemerintah.

Seperti diungkapkan pengusaha opak ini, Tarmi (50), Kamis (29/8/2013), selama ia menekuni profesi sebagai tukang opak, berbagai kendala sering di hadapi seperti kurangnya modal hingga kendala kemasan yang dinilai masih sangat sederhana. Bahkan banyak pelanggan yang memberi saran untuk memperbaiki kemasan dan tampilan termasuk pemberian label pada kemasan.

"Karena keterbatasan modal dan minimnya pengetahuan cara membuat kemasan, sudah puluhan tahun ini kemasannya masih tetap sederhana," kata Tarmi.

Padahal, para pengusaha ini butuh dana untuk memajukan jajanan khas Karawang ini, bahkan tak hanya dipasarkan di warung, mereka pun berkeinginan makanan ini bisa masuk ke super market. Pengakuan beberapa pengusaha jajanan ini, secara kualitas opak Jungklang menjadi salah satu produk unggulan dibanding opak lain. (aw)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -