Pedagang Dadakan di Jalur Mudik Raih Laba Hingga Rp 1 Juta Sehari

SUBANG, KarawangNews.com - Sejak pertama puasa, puluhan pedagang dadakan sudah bertengger di sepanjang jalan jaur mudik lebaran, jumlah pedagang ini semakin banyak sepekan sebelum lebaran. Pedagang dadakan ini ternyata telah meraup untung besar dari pemudik yang berbuka puasa atau sekedar melepas dahaga. Seperti pantauan wartawan Tintau di jalur Pantura Subang, Minggu (4/8/2013), satu pedagang mampu meraup hingga Rp 1 juta per hari.

Seperti dagangan milik Yaya Sukarya (33) warga Ciasem, meski sudah bedug Maghrib, sambil menahan lapar dia malah sibuk melayani pemudik yang butuh makan dan minuman yang dijualnya itu. Bapak dua anak ini mengaku, jelang Idul Fitri 1434 Hijriyah ini dimanfaatkannya mengisi kesibukan dengan berjualan di SPBU Warung Nangka, Kecamatan Ciasem, karena lokasi ini yang banyak dikunjungi pemudik. Selain istirahat dan sholat Maghrib, pemudik biasanya membutuhkan makanan dan minuman untuk berbuka puasa.

"Setelah dapat ijin dari pengelola SPBU, saya dan warga lainnya membuka lapak disini, saya akan berjualan disini selama 1 bulan kedepan," ujarnya.

Keuntungan yang ia perorleh sampai saat ini sudah tidak diragukan lagi, setiap harinya, selama 24 jam berjualan bisa untung hingga Rp 1 juta per hari.

"Lumayanlah sehari itu (laba kotor, red) paling sedikit Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta, kalau dihitung-hitung lumayan buat bekal lebaran," ujarnya.

Sambil menghela nafas karena cuaca di Pantura Subang yang sangat panas, Sukarya yang memiliki pekerjaan petani ini mengakui, ia dan keluarganya masih menjalankan ibadah puasa, meski rela berpanas-panasan di tenda warung pada siang hari dan harus menahan dingin udara malam, ditambah polusi udara kendaraan bermotor.

"Kita sekeluarga masih puasa, sahur dan buka puasanya di sini, sambil jaga warung, sebulan ini kita gantian jaga warung," katanya.

Makanan yang di Jual Sukarya diantaranya adalah minuman, makanan ringan seperti mie instan dan kue, serta kopi. Dengan modal Rp 200 ribu untuk membuat tenda dari bambu ukuran 2 x 2 meter dan Rp 500 ribu untuk modal awal, Sukarya sudah bisa mendapat untung yang terbilang lumayan. (tinjau)

editor: spn
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -