Mudik Malam Mengindari Terik Matahari yang Menyengat

KARAWANG, KarawangNews.com - Para pemudik, khususnya yang menggunakan sepeda motor lebih memilih melakukan perjalanan pada malam hari, mereka tidak ingin melakukan perjalanan di siang hari karena suhu udara di jalur Pantura (Pantai Utara) pada siang hari yang menyengat, rata-rata mencapai 35- 36 derajat celcius, sehingga lebih menguras energi.

Selain itu, perjalanan di siang hari cendrung cepat lelah, karena cairan tubuh yang terus berkurang akibat dehidrasi. Para pemudik ini memprediksi perjalanan malam lebih lengang dibanding siang hari, sehingga perjalanan bisa lancar.

“Perjalanan malam hari lebih sejuk dibanding siang hari, bisa mudik sambil berpuasa, buka puasa dan saur di jalan dan sampai tujuan pagi, langsung istirahat,” kata Neman, pemudik asal Bekasi tujuan Brebes.

Namun, patut diwaspadai, perjalanan malam perlu extra kehati-hatian yang lebih tinggi dibandinkan siang hari. Mengingat jarak pandang pengendara motor terbatas, karena minimnya penerangan jalan umum yang menjadi salah satu persoalan yang harus diwaspadai agar tidak terjadi kecelakaan. (aw)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -