Kedelai Mahal, Usaha Tahu Terancam Bangkrut

CIKAMPEK, KarawangNews.com - Harga kedelai yang terus merangkak naik setiap hari selama sepekan ini dikeluhkan para pembuat tahu di Cikampek, kenaikan drastis dari harga Rp 7.500 per kg hingga Rp 8.400 per kg selama sepekan ini menimbulkan kerugian bagi pengusaha makanan ini.

Seperti diungkapkan produsen tahu asal Sukaseuri Cikampek, Nanang (50), kenaikan harga kedelai salah satu imbas dari melemahnya rupiah,  karena semua kedelai yang digunakan produsen tahu di wilayah Karawang berasal dari impor kedelai luar negeri, kedelai tersebut dianggap berkualitas untuk dijadikan tahu.

"Kita sulit menaikan harga tahu di pasar, karena jika dimahalkan maka pembeli akan sepi, akhirnya tahu tidak laku dijual," kata Nanang, Minggu (25/8/2013).

Kenaikan harga kedelai ini sudah tentu mengancam produsen tahu gulung tikar, bahkan diperkirakan dalam waktu yang tak lama lagi mereka akan mogok produksi. (aw)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -