Warga Subang Tagih Janji Gubernur Soal Sekolah Gratis

Kang Aher saat kampanye Pilkada Jabar di Pasar Johar, Kabupaten Karawang, Rabu (13/2/2013) lalu.
SUBANG, KarawangNews.com - Warga Subang mempertanyakan janji Gubernur Jawa Barat terpilih Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar yang akan menggratiskan biaya Sekolah Menengah Atas (SMA), mereka menyayangkan janji saat kampanye tersebut belum direalisasikan.

"Dulu ketika kampanye janjinya mau menggratiskan biaya sekolah dari tingkat SD sampai SMA, tapi buktinya sekarang saya masih bayar, karena biaya pendidikan sangat mahal dan sangat memberatkan masyarakat kecil," kata Dasminah (45) warga di Kecamatan Pagaden, Jumat (19/7/2013) siang.

Menurut Dasminah, dia sangat menyayangkan janji gubernur saat kampanye untuk menggratiskan biaya sekolah SD hingga SMA belum terealisasi saat ini.

"Kalau SD sampai SMP memang sedikit agak murah, tapi kalau SMA biayanya cukup besar, biaya masuk SMA lumayan besar sampai jutaan rupiah," ujarnya.

Dia mengira tahun ajaran baru 2013 ini biaya masuk SMA sudah tidak dikenakan kepada siswa, tetapi ternyata masih bayar. Bahkan dari obrolan sesama orang tua siswa, DSP (Dana Sumbangan Serkolah) mencapai jutaan rupiah.

"Biaya sekolah yang mahal sangat memberatkan saya," tuturnya.

Menanggapi hal itu, anggota Fraksi PKS DPRD Subang Encep Sugiana mengaku, untuk merealisasikan sistem pendidikan tanpa pungutan biaya itu masih membutuhkan waktu, pelaksanaannya kemungkinan bisa dilakukan pada tahun 2014 mendatang.

"Kita secara prinsip mendukung apa yang diharapkan warga, saya meminta kepada pemerintah daerah terus melakukan komunikasi dengan pemerintah provinsi," ujarnya.

Dia sangat yakin jika gubernur tetap komitmen melaksanakan apa yang dijanjikan saat kampanye pemilihan gubernur kemarin. Namun, itu tentu membutuhkan waktu lama. (tinjau)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -