Karawang Siapkan Formula Penanganan Sampah

KARAWANG, KarawangNews.com -Kabid Kebersihan Dinas Cipta Karya dan Pertamanan Karawang, Ridwan Salam menyatakan, sudah mengantongi formula jitu untuk menangani soal sampah. Ia menyebutkan obat untuk memberesi sampah tersebut, bahkan bisa memberdayakan masyarakat sebagai pelaku sosial mandiri.

"Sekarang ini, sudah dijalankan di dua tempat, tepatnya Sukaluyu Telukjambe dan Cikampek. Kami sepakat, ini pun bisa diteruskan di wilayah lainnya untuk menangani masalah sampah yang tepat guna," kata Ridwan, Minggu (29/7/2013).

Kata dia, pemberdayaan sampah agar tepat guna ini persisnya dapat menghasilkan nilai ekonomis bagi pendapatan masyarakat, ini mulai dijalankan di wilayah Kelurahan Karawang Wetan. Pria yang mantan Kabid Pemdes Badan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (BPMPD) itu pun meyakini upaya ini sederhana, tetapi bernilai tinggi. Itu secara bertahap akan merubah stigma masyarakat tentang sampah menjadi sebuah bahan penghasilan.

"Jadi, kalau digambarkan, formula penanganan sampah itu nantinya melewati tahapan sortir oleh para pelakunya. Mereka akan memilah berbagai jenis sampah di lingkup tinggalnya yang sudah dikolektif petugas untuk dipilah dan kemudian diteruskan sebagai bahan jual sebagai penghasilan rutin," bebernya.

Disinggung apakah itu berlaku efektif secara keseluruhan, Ridwan menyampaikan, hal tersebut cukup efektif efisien saat ini. Apalagi TPAS (Tempat Pembuangan Akhir Sampah) yang berlokasi di Kecamatan Telukjambe juga belum dioperasikan, tak terkecuali TPAS di Jalupang Cikampek yang 'over load'. Jadi, lewat upaya itulah penanganan sampah bisa terakumulatif sedikit demi sedikit pemberesannya.

"Saya yakin, setelah itu dilakukan ada kepercayaan masyarakat kalau memang sampah itu juga punya nilai ekonomis tinggi," sebutnya. (if)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -