1.200 Guru PAUD Dapat Uang Insentif

KARAWANG, KarawangNews.com - Sebanyak 1.200 guru PAUD se-Kabupaten Karawang menerima dana insentif bulan Januari-Juni 2013, Senin (22/7/2013) pagi di Aula Husni Hamid Pemda Karawang. Bantuan dari pemerintah ini merupakan inovasi pertama dan sebagai bentuk kepedulian Pemda Karawang kepada guru PAUD.

Sebelumnya, Pemda Karawang sudah memberikan BOPF (Biaya Operasional Perawatan dan Fasilitas) kepada lembaga seluruh PAUD formal dan non formal se-kabupaten. Pada pembagian dana insentif ini masing-masing guru PAUD menerima Rp 58.750 ribu/bulan yang diterima sekaligus untuk pembayaran Januari hingga Juli 2013, sehingga nominal yang mereka peroleh sekarang sebesar Rp 352.500. Memang intensif ini terbilang rendah, mengingat ini merupakan tahun pertama dan nominalnya akan dinaikan pada tahun depan.

Bupati Karawang Drs. H. Ade Swara menyatakan, tahun 2014 Pemkab Karawang akan menaikan dana insentif ini. Dia juga meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Bappeda lebih cermat lagi merencanakan bantuan, jangan sampai ada guru yang tidak teralokasikan baik kelembagaan maupun bantuan insentifnya tahun 2014. Minimal guru PAUD harus menerima dana insentif dari pemerintah jangan kurang dari Rp 1 juta per bulan.

Sementara itu, Plt. Sekda, Tedi menjelaskan, Pemkab Karawang mengupayakan di perubahan anggaran tahun 2013 bisa menaikan dana insentif itu dan direalisasikan di akhir tahun 2013. Menurutnya, PAUD di Kabupaten Karawang sudah cukup bagus dan sangat membantu dunia pendidikan.

Hal senada diungkapkan istri bupati juga Bunda PAUD Kabupaten Karawang, Hj. Nurlatifah Ade Swara, Pemkab Karawang mentargetkan tahun 2015 sebanyak 75 persen anak-anak Karawang harus sudah ikut PAUD. Dia pun mengapresiasi dengan bantuan insentif ini, meski nilainya terbilang minim, tetapi tahun depan guru PAUD akan mendapat insentif lebih besar.

"Karena tugas pendidikan itu luar biasa, selain mendidik juga menjadi teman bagi anak-anak didiknya," ucapnya.

Dia menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karawang, supaya anak-anak usia 0-6 tahun dimasukan ke PAUD untuk memberi kesempatan kepada anak agar bermain terarah, juga untuk mencerdaskan dan berakhlakul karimah.

Ketua Himpaudi (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) Karawang, Hj. Nining Maryani SE (56) menyatakan, dengan adanya bantuan ini guru-guru PAUD merasa diakui pemerintah, meski insentif yang diberikan setitik air di padang pasir, tetapi itu bisa dirasakan semua guru PAUD.

"Di bulan Ramadhan ini guru PAUD mendapat kebahagiaan. Kami berterima kasih kepada bupati, Kepala Dinas Pendidikan, Kabid PNFI yang begitu gigih membantu kami untuk mendapat insentif ini," ucapnya.

Sementara itu, Guru PAUD asal Kecamatan Klari, Marwah Triati (40), Pemda Karawang sudah memberi perhatian dan mengakui kinerja guru PAUD, karena sebelumnya guru yang sudah mengajar di PAUD sejak tahun 2005 ini belum pernah dapat dana tunjangan tersebut.

Kabid PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal) Dinas Pendidikan Karawang, Amid Mulyana menyatakan, arahan bupati sejalan dengan program bidang PNFI yang telah mencanangkan tahun 2013 sebagai awal peningkatan kualitas pendidikan PNFI di Kabupaten Karawang. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -