Pileg 2014 Untuk Membuktikan PKS di Mata Masyarakat

KARAWANG, KarawangNews.com - Momentum Pileg (Pemilihan legislatif) tahun 2014 adalah momentum terpenting untuk membuktikan eksistensi kehadiran PKS (Partai Keadilan Sejahtera) di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Karawang. Demikian kata Ketua Bidang Humas dan Sosial Media DPD PKS Karawang, Dedi Sudrajat MM, Jumat (19/4/2013).

Paling tidak, lanjutnya, selama kader partai bersama-sama masyarakat melayani masyarakat dalam kegiatan-kegiatan sosial dan agenda-agenda politik di parlemen, perannya juga aspirasi-aspirasi masyarakat akan terus diperjuangkan. Ini menjadi sinyalemen apakah PKS masih diterima masyarakat atau tidak.

Jadi, bagi PKS, tahapan awal persiapan pemilihan Bacaleg hinggamenjadi Caleg dipersiapkan dengan penuh pertimbangan dari banyak sisi, tidak hanya sekedar dikenal saja, tidak hanya sekedar punya materi saja, tetapi mencari mereka yang memang siap untuk berjuang dengan segala konsekuensi dan resikonya.

"Karena itu, di PKS tidak ada istilah jual beli kursi, tidak ada istilah kader mengajukan diri untk di calonkan, tabu bagi kami melakukan hal tersebut," ucapnya.

Di PKS, kader yang di majukan oleh partai untuk dicalegkan, perumpamaannya seperti para aparat pemerintahan yang kapanpun selalu siap untuk dimutasi ataupun dipromosikan oleh pimpinan daerahnya, itu tidak bisa ditolak dan tidak boleh nawar-nawar.

"Saya ingin di dinas A, dinas B, dinas C dan sebagainya, bagaimana saja baiknya ditempatkan oleh pimpinan daerah. Juga tidak boleh 'ngasong-ngasongkeun maneh' (menawarkan diri, red)," ungkapnya.

Sejak awal berpartai di PKS, sambung Dedi, semua kader dibina oleh partai, karena PKS menganut azas 'Sam'an Wa Tho'atan', artinya mendengar dan menta'ati untuk melaksanakan ketika menerima perintah dari pimpinan partai.

Dia mencontohkan, dirinya tidak mempersiapkan diri untuk jadi Bacaleg DPRD Provinsi seperti yang diamanahkan sekarang, karena untuk melakukan pembenahan di Dapil 4 Kabupaten Karawang tempatnya 'nyaleg', dia mengaku kewalahan, masih banyak yang harus dibenahi, di Kecamatan Batujaya, Pakisjaya, Tirtajaya dan kecamatan lainnya yang berada di wilayah utara Karawang.

"Boro-boro berfikir untuk propinsi, tapi apa mau dikata, partai meminta saya untuk berjuang menjadi Caleg provinsi, bagi kami di PKS, tidak ada istilah menolak amanah, tidak boleh lari dari peperangan ini, Bismillah, Sami'na Wa Atho'na, kami dengar dan kami harus taati, karena kami yakin kemenangan hanya milik Allah semata, kita hanya diperintahkan untuk melewati prosesnya saja," ungkap Dedi.

Untuk menjadi Bacaleg ini, adalah diminta atau dimajukan oleh partai, maka seluruh biaya pencalegannya ditanggung sepenuhnya oleh partai, mulai dari pengisian blanko form BB KPU berikut materai-materainya, termasuk pas foto, pemeriksaan kesehatan jasmani, pemeriksaan kejiwaan dan seluruh biaya pemberkasan 100% ditanggung oleh partai dan Bacaleg tidak dikenakan biaya sepeser pun.

"Untuk menjadi Bacaleg di PKS, para Bacaleg tidak mengeluarkan biaya pendafaran, biaya pesan kursi atau biaya nomor urut, semuanya gratis, karena penentu nomor urut itu hak prerogratif syuro atau pimpinan partai," jelas Bacaleg Provinsi Jawa Barat ini. (spn)
Share this article :

+ komentar + 2 komentar

Anonim
26 April 2013 15.38

ya

Anonim
26 April 2013 15.41

oke

Poskan Komentar

 
Home | Redaksi | Iklan | Tentang | Warga Menulis
KarawangNews | Jawa Barat - Indonesia | X7C | Web Developer
Copyright © 2013. Seluruh hak cipta dilindungi Undang-undang HAKI - Mengutip sebagian atau mengambil seluruh naskah dan foto tanpa ijin redaksi dianggap plagiat.
Design ApoedCyber and Odang ICT