Dibalik Apresiasi Komisi VII DPR RI Terhadap Pencapaian Kemenristek

JAKARTA, KarawangNews.com - Menteri Negara Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta mengatakan cukup puas atas pencapaian kinerja Kementerian Riset dan Teknologi, serta Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) di tahun 2012. Hal tersebut ia paparkan dihadapan sejumlah anggota Komisi VII DPR RI.

Dalam Rapat Kerja Pelaksanaan Fungsi Pengawasan dengan tema 'Evaluasi Kinerja Tahun 2012 dan Rencana Kerja Tahun 2013', Gusti, menyampaikan penilaian (Opini) hasil pemeriksaan BPK, secara umum Kementerian Ristek dan 7 LPNK Ristek dapat mempertahankan opini laporan keuangannya dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Sedangkan terkait dengan penilaian Menpan & RB atas Sistem Akuntabilitas Kinerja (SAKIP) Kementerian Ristek dan LPNK Ristek, dapat kami  sampaikan, bahwa pada tahun 2009 dan 2010 secara umum kinerja Kementerian Ristek dan LPNK Ristek berpredikat 'Cukup Baik / CC', kecuali LAPAN yang telah mendapat penilaian 'Baik / B'. Pada tahun 2011 terdapat peningkatan yaitu: Kementerian Ristek, BATAN, LAPAN, dan LIPI mendapat penilaian 'Baik / B'," papar Menristek di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu. 

Sementara, dalam hal peningkatan litbang, Gusti mengatakan, pertanian untuk ketahanan pangan, tahun 2012 telah direkomendasikan kebijakan penerapan teknologi untuk lahan sub optimal dan kebijakan riset untuk kelautan/perikanan serta terbentuknya konsorsium riset perikanan. Sedangkan tahun 2013 kegiatan akan difokuskan pada kebijakan riset untuk pengembangan industri perdesaan dan terbentuknya konsorsium riset pengembangan industri perdesaan.

“Dan, untuk Litbang iptek unggulan dibidang kesehatan dan obat tahun 2012, dihasilkan 12  paket penelitian Lembaga Eijkman a.l : Kelainan protein membran sel darah marah; Keanekaragaman genom manusia Indonesia dan penyakit; Keanekaragaman genetik virus hepatitis B dan C di Indonesia; Pengembangan dan penerapan teknologi identifikasi DNA Forensik; Dasar molekul dan resistensi parasit terhadap obat malaria: Defek molekul serta patomekanisme mutasi  thalassemia dan hemoglobinopati,” tambah Gusti.

Hasil paparan Gusti dalam Rapat Kerja itu langsung mendapat apresiasi dari Komisi VII DPR RI. Kemudian, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Achmad Farial membacakan hasil kesimpulan rapat tersebut yaitu : pertama, Komisi VII DPR RI dapat menerima laporan kinerja Kementerian Ristek RI, dan LPNK tahun 2012, dan memberikan apresiasi terhadap realisasi penyerapan anggaran yang tinggi diatas 90 %, namun dengan beberapa catatan untuk disampaikan ke Komisi VII DPR RI terkait yaitu a) Hasil Opini BPK terhadap laporan keuangan Kementerian Ristek dan LPNK  tahun 2012, hasil penilaian Menpan dan Reformasi Birokrasi atas laporan kinerja Kementerian Ristek dan LPNK Ristek tahun 2012. b) laporan penilaian mandiri pelaksanaan Gerakan Reformasi Birokrasi (PMPGR) tahun 2012. 

Kedua, Komisi VII DPR RI mengharapkan kepada Kementerian Ristek dan 7 LPNK untuk lebih meningkatkan kinerjanya terutama pada kegiatan tahun 2012 yang belum mencapai target, diantaranya : a) survei barimetri  lepas pantai, batimetri pantai (single dan multibeam) dari target 113.680 Km, terealisasinya hanya 44.220 Km; b) penggunaan simpul jaringan dari target 116 simpul, terealisasinya hanya 75 simpul; c) penggunaan sains antariksa dari target 61 instansi, terealisasinya hanya 36 instansi; d) karya ilmiah tentang teknologi roket dari target 60 karya ilmiah, terealisasi hanya  36 karya ilmiah. 

Dan ketiga, Komisi VII DPR RI meminta kepada Kementerian Ristek untuk menyampaikan secara tertulis kepada Komisi VII DPR RI terkait desiminasi hasil litbang  iptek nuklir khususnya mengenai persepsi masyrakat atas sosialisasi rencana pembangunan PLTN. (rls/timtafsus)

Share this article :

Poskan Komentar

 
Home | Redaksi | Iklan | Tentang
KarawangNews | Jawa Barat - Indonesia | X7C | Web Developer
Copyright © 2013. Seluruh hak cipta dilindungi Undang-undang HAKI - Mengutip sebagian atau mengambil seluruh naskah dan foto tanpa ijin redaksi dianggap plagiat.
Design Sepetak ICT