Pembunuh Acim Adalah Santri?

RENGASDENGKLOK, KarawangNews.com - pelaku pembunuhan kepada kakek tua, Acim (70) warga Dusun Krajan Timur RT 07, RW 02, Sabtu  (2/2/2013) lalu hingga kini masih menjadi pertanyaan sebagian besar jemaah Dzikir Manaqib Al-Baghdadi.

Warga heran, alasan tersangka yang belakangan dikenal sebagai satri di lingkungan pondok pesantren Al-Baghdadi, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok itu tega membuhun seorang kakek.

"Kami heran apa yang anjadi alasan pelaku membunuh dengan cara kejam, sehingga leher korban nyaris terputus," kata warga Amansari, Nurdin, Kamis (7/2/2013).

Apalagi, kata Nurdin, pelaku pembunuhan yang disebut-sebut mengalami gangguan kejiwaan itu justru seperti sudah profesional sebagai pembunuh bayaran berdarah dingin. Selain tidak meninggalkan jejak,  semula pelaku seolah tak bersembuyi setelah membunuh Acim.

"Jika saja tidak ada suara ayam yang ribut tengah malam, para tetangga tidak akan tahu Acim dibunuh," ungkapnya.

Diketahui, Acim tewas di rumahnya pada Sabtu (2/2/20313) sekitar pukul 21.00 WIB. Diduga, korban dibunuh ketika sedang lelap tidur.

Tak lama, polisi membekuk pelaku yang diduga pembunuh kakek tua itu, setelah polisi melihat sebilah golok yang berlumuran darah tak jauh dari rumah korban. (bar)

Bagikan berita ini :

Poskan Komentar