Berita terbaru

Diduga Sopir Ngantuk, Oleng, Truk Nabrak Ruko

KARAWANG, KarawangNews.com - Sebuah truk kontener menabrak pagar rumah dan ruko di jalan raya Cikampek-Karawang, Kecamatan Purwasari, Minggu (31/12/2012) sekitar pukul 16.15 WIB. Tidak ada korban jiwa pada kecelakaan itu, tetapi badan truk yang melintang arus lalu lintas di jalan raya tersebut macet hingga 5 km.

Kemacetan semakin parah menjelang malam, seiring meningkatnya jumlah kendaraan motor dan mobil yang akan merayakan tahun baru. Sementara itu, polisi berjibaku mengurai kemacetan di jalan raya dua jalur itu dengan menutup jalur kecelakaan dan mengalihkan kendaraan masuk jalur kanan.

Keterangan saksi mata, truk tersebut tiba-tiba oleng dan masuk saluran got. Pagar rumah kontan ambruk dan sebuah ruko hancur separuh akibat diseruduk kendaraan berat tersebut.

"Kejadiannya tiba-tiba, tabrakan itu terdengar keras sehingga mengagetkan semua orang, diduga sopir mengantuk," kata Ridwan (35) warga setempat.

Hal senada dikatakan saksi mata lainnya, sopir diduga kaget setelah di depannya melintas mobil Avanza yang menyebrang, sehingga sopir truk membanting stir dan oleng kemudian terjadi tabrakan tersebut.

Pada kejadian ini sopir dan kernet hanya mengalami luka ringan, keduanya langsung diamankan polisi untuk dimintai keterangan. (spn)

Pelajar Nakal Harus Berubah Setelah Jadi Polisi Siswa

KARAWANG, KarawangNews.com - Meski sebelumnya mereka para pelajar nakal dan bermasalah di sekolahnya, setelah mengikuti LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) 20 Desember 2012 lalu di Gunung Sanggabuana, Kecamatan Pangkalan, sejumlah pelajar yang kini menjadi Polisi Siswa tersebut harus mampu menjadi teladan bagi siswa lainnya di Kabupaten Karawang, terutama untuk mengantisipasi tawuran pelajar yang sering terjadi.

Seperti diungkapkan Koordinator Lapangan Diklat Polisi Siswa Karawang, Hendrik didampingi Kasatbinmas Polres Karawang, AKP Margani, Minggu (30/12/2012) di aula Pemuda dan Olahraga, Disdikpora (Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga) Karawang, sebelum menjadi satgas pengaman pelajar, Polisi Siswa ini harus mengubah prilaku, seragam dan sopan, supaya menjadi teladan rekan siswa lainnya.

Pengamanan yang dilakukan para Polisi Siswa ini bersifat simulator, artinya polisi dan dinas pendidikan mengikat dia menjadi satgas pelajar supaya mereka bisa mengikat dan mengajak temannya yang lain untuk menjauhi tawuran dan narkoba. Jadi, para Polisi Siswa ini bukan penindak pelajar yang tawuran, melainkan hanya sebagai pelapor kepada sekolah dan polisi. Untuk itulah rekrutmen Polisi Pelajar ini adalah para pelajar yang bermasalah di sekolahnya, bukan pengurus OSIS atau Pramuka.

"Tujuannya supaya Karawang aman dan tidak terjadi lagi tawuran, jangan sampai selalu ada Sabtu kelabu selamanya (hari tawuran, red)," kata Hendrik.

Mereka direkrut, lanjutnya, karena mereka adalah siswa bermasalah, dengan rekrutmen menjadi Polisi Siswa ini adalah kebanggan bagi mereka, karena jika siswa bermasalah diabaikan, di masa yang akan datang mereka hanya akan menjadi sampah masyarakat. Untuk itu, jika mereka sudah lulus nanti, status Polisi Siswa ini akan menjadi point bagi mereka, karena mereka akan memiliki sertifikat Polisi Siswa.

Sementara itu, seorang anggota Polisi Siswa, Yogi (17) dari SMAN 1 Klari mengaku, dia dikirim sekolahnya mengikuti LDKS karena dikenal sebagai siswa yang selalu membangkang kepada guru-gurunya. Namun begitu, setelah mendapat bimbingan pada LDKS dan menjadi anggota Polisi Siswa, dia memiliki kebanggan dan siap melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai Polisi Siswa. (spn)


Dana Bansos dan Bansara Molor Hingga Tahun 2012 Berakhir

KUTAWALUYA, KarawangNews.com - Dana aspirasi DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Karawang di setiap daerah pemilihan sebesar Rp 2 milyar, tetapi dana itu masih tertahan pada proses pencairan yang dipercayakan pemerintah kabupaten kepada manajemen perbankan yang ditunjuk DPPKAD Kabupaten Karawang. Kekecewaan para penerima dana bantuan sosial dan keagamaan tersebut membuat posisi para pengurus parpol di tingkat kecamatan cukup dilematis.

Seperti diungkapkan Ketua DPC PKS Kutawaluya, Jejen, kepada wartawan, Minggu (30/12/2012), batas waktu untuk proses pencairan dana bantuan sosial dan keagamaan dari usulan masing-masing perwakilan rakyat cukup mendesak ke akhir tahun 2012, tetapi dana bantuan tersebut belum cair.

"Dari empat titik sasaran bantuan keagamaan di Desa Kutakarya dan Desa Kutagandok belum dicarikan. Padahal, besok sudah pergantian tahun baru 2013," ucapnya.

Sementara, empat titik bantuan lainnya sudah diterima masing-masing penerima, mereka diantaranya usaha kelompok di Desa Kutagandok. Keempat titik sasaran bantuan sosial perwakilan rakyat dari parpol PKS diperuntukan bagi kelompok warung kelontong dan usaha bengkel sepeda motor.

"Empat titik sasaran lainnya memang sudah cair ke tangan penerima bantuan, meskipun satu titik diantaranya bukan resmi sebagai rekomendasi persetujuan pengurus partai politik di tingkat kecamatan," kata Jejen.

Di tempat terpisah, Toto Suprapto, salah satu penerima bantuan usaha kelompok dari parpol PKS menyatakan, dana batuan per kelompok masyarakat di tingkat kecamatan sudah dia terima sesuai pengajuan melalui pihak perbankan yang direkomndasikan pemerintah daerah Karawang. Tahun 2013, diharapkan pencairan dana bantuan ekonomi dan sosial bisa direalisasikan pada pertengahan tahun. (spn)

Pesta Kembang Api di Pantai Wisata Tergantung Cuaca

PEDES, KarawangNews.com - Malam pergantian tahun 2012-2013 kurang dari 24 jam, artinya Senin (31/12/2012) ini pantai wisata Samudra Baru di Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes akan menggelar pesta besar, dangdutan dan pesta kembang api yang akan menghiasi langit malam sepanjang pantai tersebut, tepat tengah malam pukul 00.00 WIB.

Kendati begitu, pengelola Samudra Baru, Tata Husen menyatakan, meriah atau tidaknya pesta kembang api tengah malam nanti tergantung cuaca cerah atau hujan. Tetapi, pesta kembang api akan tetap dinyalakan meski di tengah guyuran hujan, hanya saja kesannya kurang asik jika kembang api menyala di atas langit bersamaan dengan cahaya kilat hujan, sementara para pengunjungnya berdesakan berteduh di bawah tenda warung-warung di sepanjang pantai itu.

"Kita lihat saja cuacanya pas tengah malam, mudah-mudahan tidak hujan," harapnya.  

Sementara, Tata Husen sudah mempersiapkan pesta tahun baru di pantainya ini untuk segala usia, diawali hiburan-hiburan kecil di siang hari hingga hiburan puncak jelang tengah malam. Hiburannya akan terus dilanjutkan sampai tanggal 1 Januari 2013 dari siang hingga malam.

Pengelola obyek wisata ini semakin intes mempersiapkan sejumlah rencana kegiatan untuk ditampilkan menyambut kedatangan para pengunjung. Selain itu, pihak pengelola kembali mempercantik saung-saung tempat bersantai bagi pengunjung, mengingat saung-saung itu sempat rusak diterjang air laut pasang beberapa pekan lalu. 

Sementara itu, tukang sewa ban renang, Rusdi (42), yang ditemui di obyek wisata pantai ini mengungkapkan, pesta pergantian tahun baru tak kalah ramai dibanding hari raya besar. Hal senada diungkapkan, Yanto (36) penjual terompet, jualannya laris manis menjelang malam pergantian tahun baru 2013. (spn)

Keterangan foto: Suasana Pantai Samudra Baru siang hari menjelang pergantian tahun baru 2013.

Mudik Tahun Baru, R2 Dominasi Jalur Karawang-Subang

KARAWANG, KarawangNews.com - Ratusan pengendara motor dari arah Jakarta menuju Cirebon memadati ruas jalur di Karawang. Sedangkan kendaraan bus dan truk dari arah Jakarta dialihkan keluar dari gerbang tol Karawang Timur dan Kalihurip menuju jalan raya Cikampek, pengalihan itu karena volume kendaraan yang padat sehingga terjadi kemacetan di gerbang tol Cikampek hingga Simpang Jomin.

Kendaraan roda empat (R4) pribadi termasuk bus dan truk yang keluar dari gerbang tol Karawang Timur termasuk dari gerbang tol Kalihurip tujuan Cirebon melalui jalur pantura harus rela terjebak macet di sepanjang jalan raya Cikampek, tak terkecuali kendaraan roda dua (R2) yang berusaha 'nyempil' mencari celah jalan diantara kendaraan besar. Kemacetan ini terjadi beberapa hari menjelang tahun baru 2013 dan puncak kemacetan terjadi sejak 29, 30 dan 31 Desember 2012.

Pantauan sementara, mayoritas pengendara yang melintasi jalur utama Karawang adalah kendaraan R2, mereka adalah para karyawan dari Bekasi, Jakarta dan Tangerang yang memanfaatkan liburan panjang pergantian tahun ini dengan mudik bareng ke daerah tujuan pulang kampung ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. (spn)

Serapan APBD Karawang Tahun 2012 Capai 90,61%

KARAWANG, KarawangNews.com - Serapan anggaran APBD Kabupaten Karawang sampai dengan tanggal 30 Desember 2012 telah mencapai 90,61 persen. Angka tersebut masih merupakan angka sementara dan masih memiliki kemungkinan untuk bertambah. Seperti dikemukakan Asisten Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Karawang, Drs. Darnawi, Minggu (30/12/2012) di ruang kerjanya.

Menurut dia, angka serapan anggaran tersebut berada dalam kategori yang cukup baik bila dibandingkan dengan kabupaten lainnya yang ada di wilayah Propinsi Jawa Barat. Dari hasil koordinasi dengan sejumlah kabupaten/kota lainnya, penyerapan anggaran Kota Bandung mencapai 91,8 persen, Kabupaten Tasikmalaya 73 persen, Kabupaten Sumedang 83,7 persen, dan Kabupaten Bekasi sebesar 93 persen.

Apabila merujuk kepada Surat Lembaga Administrasi Negara RI No. 58/Kep/IV/2003 perihal Penyempurnaan Pedoman Penyusunan AKIP, angka serapan anggaran Kabupaten Karawang telah melebihi ekspektasi yang diharapkan. Dari skala pengukuran ordinat kinerja yang ada, nilai capaian kinerja dikatakan berhasil sangat baik bila mencapai 80–85 persen, baik sebesar 70–80 persen, cukup baik sebesar 55–70 persen dan kurang baik atau tidak berhasil bila angka capaian kinerja di bawah 55 persen.

Lebih lanjut Darnawi menjelaskan, pemerintah daerah masih belum cukup puas dengan capaian hasil kinerja tersebut, untuk itu pihaknya akan melakukan sejumlah langkah yang diperlukan guna perbaikan di tahun 2013 mendatang.

"Salah satunya adalah dengan memaksimalkan serapan belanja tidak langsung secara efektif dan efisien melalui sistem manajemen keuangan, serta patuh terhadap peraturan perundangan yang berlaku," ujarnya.

Di sisi lain, kata dia, belanja langsung akan dilaksanakan secara proporsional dan professional, sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta hasil evaluasi tahun sebelumnya. Beberapa langkah yang telah direncanakan untuk mendukung upaya tersebut adalah dengan mengikutsertakan personil yang lebih banyak pada pelatihan di bidang perencanaan teknis, serta keahlian pengadaan barang dan jasa, maupun merekrut langsung tenaga teknis bidang perencanaan.

Pemerintah daerah pun akan berupaya untuk meningkatkan tenaga konsultan, juga menempatkan kegiatan perencanaan teknis, kegiatan untuk tahun anggaran berikutnya pada perubahan anggaran tahun yang sedang berjalan termasuk mengupayakan agar pada perubahan anggaran tidak ada lagi pekerjaan fisik yang memerlukan waktu yang lama, serta mendahulukan proses lelang bagi kegiatan dengan volume cukup besar atau memerlukan waktu yang lama.

Diakui Darnawi, dia optimis dengan hasil evaluasi pelaksanaan APBD tahun 2012 serta sejumlah langkah yang akan ditempuh dapat semakin meningkatkan kinerja pelaksanaan APBD Tahun 2013 mendatang. Dia berharap capaian angka serapan APBD tahun 2013 mendatang dapat tercapai hingga 100 persen. (rls)

Keterangan foto: Bupati Ade Swara saat Sidang Paripurna DPRD membahas soal serapan APBD Karawang.








Buruh PT. Royal Tuntut 8 Rekannya Dipekerjakan Kembali

KARAWANG, KarawangNews.com - Ratusan buruh PT. Royal Industries Indonesia yang tergabung dalam FKI KSPSI (Forum Komunikasi dan Informasi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Karawang melakukan aksi demo di depan pabriknya di Kawasan Surya Cipta, Kecamatan Teluk Jambe, Minggu (30/12/2012) siang. Dalam aksinya buruh tersebut memblokade. jalan di dalam kawasan, mereka menuntut 'outsourching' dihapus.

Dijelaskan Ketua PUK FKI KSPSI, Yuda, mereka meminta kepada perusahaan mempekerjakan kembali delapan rekan mereka yang dipecat sepihak oleh perusahaan, alasan pemecatan karena delapan karyawan tersebut membentuk serikat pekerja.

Selain itu, perusahaan tersebut dianggap telah mendzolimi tenaga kerjanya, diantaranya soal jatah makan yang masih di bawah standar, juga soal Jamsostek, kesehatan, transport, cuti termasuk uang lembur yang tidak jelas hitungannya.

Ditegaskan Yuda, pabrik pengolahan minyak sawit ini telah mempekerjakan orang asing dengan paspor yang tak jelas, dia menuding Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karawang tidak tegas menangani hal itu.

Hal senada diungkapkan Pangkorlap Brigade KSPSI-FKI Karawang, Parno, serikat pekerja atau serikat buruh adalah organisasi yang dibentuk dari, oleh dan untuk buruh, baik di perusahaan maupun di luar perusahaan yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis dan bertanggung jawab guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

"Jadi, pihak perusahaan seharusnya mendukung adanya serikat, bukan memecat para pengurus serikat di dalam perusahaan apalagi dengan cara sepihak dan lewat telpon seluller, berarti pihak perusahaan sudah tidak ada maksud baik terhadap para pekerjanya," jelasnya.

Para buruh yang berdemo ini mengancam perusahaannya, jika tidak ada sesepakatan atau tuntutan buruh tidak dipenuhi tuntutannya, maka buruh akan melakukan mogok kerja. (spn)

Keterangan foto: Aksi demo buruh PT. Royal di depan perusahaannya.

Jelang Tahun Baru 2013, Simpang Jomin Cikampek Macet

CIKAMPEK, KarawangNews.com - Memasuki libur panjang jelang  tahun baru 2013, arus lalu lintas di jalur Pantura mengalami kepadatan dua arah, dari Cirebon ke Jakarta dan sebaliknya, ini dipicu volume kendaraan roda empat yang meningkat, seperti terlihat di Simpang Jomin Cikampek, Sabtu (29/12/2012) siang, kemacetan di jalan tersebut akibat penyempitan jalan.

Sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi atau di hari pertama memasuki liburan panjang tahun baru 2013, arus lalu lintas di Simpang Jomin sudah mulai ramai dan padat.  Selain itu, kemacetan di jalur tersebut disebabkan pengguna jalan yang tidak tertib, kendaraan roda empat menggunakan jalur kanan sehingga penyempitan jalan menyebabkan kemacetan panjang.

Kemacetan di Simpang Jomin ini karena volume kendaraan yang akan masuk pintu tol Cikampek bertambah, sementara polisi masih terus berjaga mengatur lalu lintas hingga malam tahun baru besok. (spn)

Telkom PDC Wisuda 68 Mahasiwa Angkatan Pertama


KARAWANG, KarawangNews.com - Telkom PDC Karawang mewisuda 68 mahasiswa angkatan pertama tahun 2010, Sabtu (29/12/2012) di Aula Husni Hamid, Pemda Karawang. Sejumlah itu terdiri dari  33 orang Program Computer Accounting, 28 orang Program Network  Admin dan 9 orang Program Graphic Design. Wisuda tersebut dihadiri Bupati Karawang, Drs. H. Ade Swara.

Dijelaskan Direktur Telkom PDC Karawang, Untung Setiawan, sebanyak 68 lulusan tahun ini merupakan wujud tanggungjawab dan karya kepada bangsa negara Indonesia, khususnya untuk kemajuan Kabupaten Karawang kedepan.

Sementara, bupati menyatakan, wisuda ini bukan akhir pendidikan, tetapi titik awal pendorong bagi mahasiwanya untuk meneruskan kajian di masyarakat, sesuai bidang jurusan masing-masing.

“Para lulusan ini diharap mampu menjadi pelopor sekaligus menjawab tantangan pembangunan,  terutama menghadapi era globalisasi dan teknologi informasi yang semakin pesat dan canggih,” kata bupati. (spn)


Keterangan foto atas: Bupati Karawang Ade Swara dan Direktur Telkom PDC Karawang, Untung Setiawan. Foto bawah: Foto bareng mahasiswa bersama bupati dan istri.


Saan Mustopa Gelar Temu Kangen Alumni SMAN 1 Rengasdengklok

KARAWANG, KarawangNews.com - Anggota DPR RI Saan Mustopa gelar temu kangen alumni SMAN 1 Rengasdengklok angkatan
1984-2012, Sabtu (29/12/2012) di Resto Sindang Reret, Jln. Interchange, Karawang Barat.

"Acara ini untuk menjaga pertemanan dan persahabatan kita sesama alumni," singkat Saan.

Wakil Sekjen Partai Demokrat ini mengaku, akan terus mengikat semua lulusan SMAN 1 Rengasdengklok agar para alumni tersebut memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap sekolahnya.

Saan, lulusan SMAN 1 Rengasdengklok tahun 1988 ini mengajak semua alumni untuk memberi sumbangsih kepada sekolah, memajukan sekolah dan membantu kebutuhan belajar siswa-siswi dari keluarga alumni.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Rengasdengklok, Drs. Tarya Sukmana menyatakan, sekolahnya mengalami perubahan drastis setelah Saan rutin mengadakan temu kangen alumni dalam beberapa tahun ini, tetapi memang yang paling banyak memberi sumbangan untuk kegiatan sekolah yaitu Saan Mustopa sendiri. (spn)

foto: Saan Mustopa (tengah) berpose bareng alumni SMAN 1 Rengasdengklok.


Bupati dan DPRD Sepakat Melindungi TKI Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com - Sebagai salah satu upaya untuk menjamin hak-hak para TKI (Tenaga Kerja Indonesia) asal Kabupaten Karawang, serta memberikan jaminan perlindungan kepada para TKI mulai keberangkatan, selama bekerja, hingga kemudian kembali ke kampung halamannya, Pemerintah Kabupaten Karawang menerbitkan Peraturan Daerah yang secara khusus mengatur tentang perlindungan TKI asal Karawang.

Penetapan Perda tentang Penempatan dan Perlindungan TKI asal Kabupaten Karawang tersebut berlangsung dalam Sidang Paripurna DPRD yang digelar pada Jumat (28/12/2012) malam di Aula Husni Hamid Pemda Karawang. Sidang ini dihadiri Bupati Karawang, H. Ade Swara dan Wakil Bupati, dr. Cellica Nurrachadiana.

Bupati Ade Swara mengatakan, TKI yang berasal dari Kabupaten Karawang sekitar 7.628 jiwa, kondisi ini dipicu banyaknya cerita mengenai kesuksesan para TKI yang telah pulang kampung, sehingga menarik minat saudara, rekan dan para tetangganya untuk turut bekerja ke luar negeri dan mengharapkan kesuksesan serupa guna meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Namun demikian, lanjut bupati, cerita mengenai TKI di luar negeri tidaklah menampilkan kesuksesan saja, melainkan juga menyisakan sejumlah cerita sedih mengenai TKI yang mengalami penyiksaan, pemerkosaan bahkan diancam hukuman mati karena berbagai faktor.

"Meskipun hanya sedikit saja TKI yang mengalami kondisi mengenaskan tersebut, akan tetapi hal tersebut tentunya perlu menjadi perhatian kita semua, guna menghindari terjadinya kembali kasus-kasus serupa di masa yang akan datang," imbuhnya.

Atas dasar tersebut, dirinya menilai keberadaan sebuah peraturan daerah yang secara khusus mengatur mengenai TKI dipandang sangat penting dan mendesak. Hal ini guna menjamin para TKI tersebut mendapatkan hak-haknya, serta menjamin perlindungan mulai dari sebelum keberangkatan, selama bekerja dan sampai tiba kembali di Kabupaten Karawang. Sehingga mereka dapat meningkatkan kesejahteraan dirinya dan keluarganya.

Untuk itu, dengan ditetapkannya Perda TKI ini secara definitif, jajaran Pemerintah Daerah, DPRD dan pihak-pihak terkait lainnya dapat mulai melaksanakan langkah-langkah yang lebih kongkrit yang diperlukan guna mencegah permasalahan TKI tersebut.

Selain itu, bupati juga berharap agar keberadaan Perda ini dapat beriring sejalan dengan tim dari P2TP2A (Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak). Diakui bupati, sebagian besar dari permasalahan TKI dialami oleh TKI wanita, beberapa diantaranya masih dibawah umur, bahkan berangkat dengan menggunakan identitas yang dipalsukan.

Di sisi lain, Bupati Ade Swara juga menegaskan kembali kepada seluruh PPTKIS (Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta) agar menjadikan Perda ini sebagai salah satu pedoman dasar dalam penyelenggaraan pelayanan jasa tenaga kerja Indonesia di Kabupaten Karawang.

"Pelanggaraan terhadap aturan-aturan yang tertuang dalam Perda tersebut akan memiliki konsekuensi yang cukup berat, mulai dari sanksi administrasi hingga ketentuan pidana, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan," tegasnya.

Bupati Ade Swara optimis, dengan ditetapkannya Perda TKI secara definitf, tidak akan ada lagi permasalahan TKI asal Kabupaten Karawang yang bermasalah dan bisa membantu TKI yang terjerat kasus di negaranya bekerja. (rls)

Foto: Bupati menandatangani Raperda pada Rapat Paripurna DPRD Karawang.


Masjid Al Amal Pemda Diresmikan

KARAWANG, KarawangNews.com - Sebelum digunakan sholat Jumat, Masjid Al Amal yang berada di lingkungan Pemda Karawang diresmikan Bupati Drs. H. Ade Swara, Jumat (28/12/2012) siang. Masjid berkapasitas 450 jamaah itu menghabiskan dana APBD kabupaten Rp 3.812.810.000.

Peresmian masjid tersebut dihadiri Kepala Kementrian Agama Kabupaten Karawang, Drs. Edy Yusuf MM dan beberapa kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Pembangunan Masjid Al Amal hampir memakan waktu selama setahun, setelah masjid sebelumnya dipugar.

Bersamaan dengan peresmian masjid, bupati juga menandatangani batu prasasti peresmian Kantor Kecamatan Lemahabang, gudang Dinas Pertanian, Kehutanan, Perkebunan serta gudang Pemkab Karawang. (rls)

Foto: Bupati didampingi Kepala Kemenag gunting pita meresmikan Masjid Al Amal.

Mobil Desa Harus Disiagakan Antisipasi Bencana Alam


KARAWANG, KarawangNews.com – Bupati Karawang Drs. H. Ade Swara berpesan, supaya mobil desa yang dibagikan kepada 309 desa dan kelurahan se-kabupaten digunakan sebagai kendaraan operasional penanggulangan bencana alam, terutama di desa-desa yang rawan banjir dan longsor. Mobil desa itu memang diperuntukan bagi kepentingan masyarakat, tanpa mengurangi fungsi sebagai kendaraan dinas kepala desa.

“Perlu saya tekankan kembali kepada seluruh pemegang kendaraan operasional desa, kendaraan ini merupakan barang inventaris pemerintah Kabupaten Karawang, sehingga kepada para pemegang kendaraan ini dituntut kepeduliannya dan taat terhadap aturan dan pedoman yang berlaku, baik dalam cakupan proses pemakaian dan penggunaan, pemanfaatan dan pemeliharaan,” kata bupati, saat apel siaga kendaraan pelayanan publik, Jumat (28/12/2012) di Stadion Singaperbangsa.

Selain itu, para pemegang mobil desa juga diminta bertanggungjawab melayani keperluan masyarakat yang membutuhkan, terutama bagi keluarga tidak mampu dan kegiatan yang mendukung program di pedesaan.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Daerah, Iman Sumantri, dia menghimbau kepada kepala desa untuk melakukan pemantauan selama musim hujan ini, terutama desa yang rawan banjir. Sementara, Pemkab Karawang sudah menganggarkan dana bencana alam termasuk korban banjir di Dinas Sosial dan Penanggulangan Bencana. (rls)

Gunadi: Polisi Siswa Bertanggungjawab Mengantisipasi Tawuran

KARAWANG, KarawangNews.com - Jika terjadi tawuran sekolah, nanti yang dicomot adalah Polisi Siswa, karena mereka yang bertanggungjawab melakukan pengamanan tersebut. Begitu kata, Kabid Pemuda dan Olahraga, Disdikpora (Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga) Drs. Rahmat Gunadi M.Pd, Jumat (28/12/2012) siang di ruang kerjanya.

"Polisi Siswa bertanggungjawab mengantisipasi tawuran dan mereka tetap dalam pengendalian Binmas Polres, termasuk Satpol PP. Mereka juga masih dalam pembinaan kita," ucapnya.

Sebanyak 48 pelajar yang dididik menjadi Polisi Siswa, lanjut Gunadi, bukan saja mencegah tawuran antar pelajar, tetapi mengatasi tawuran di sekolahnya. Menurutnya, jumlah Polisi Siswa akan ditambah, mengingat pada LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) pada 20 Desember 2012 kemarin tidak SMA-SMK diikut sertakan dalam LDKS di Gunung Sanggabuana, Kecamatan Pangkalan.

"Ditambah atau tidak itu tergantung situasi, memang lebih banyak lebih bagus, tetapi apakah dengan jumlah banyak akan efektif," jelasnya.

Kata Gunadi, pada 30 Desember 2012 Disdikpora akan melakukan pendekatan persuasif kepada Polisi Siswa dengan mengundang mereka hadir ke kantornya. Diakuinya, para Polisi Siswa yang notabene adalah pelajar nakal di sekolah mereka harus mendapat perhatian, karena pelajar itu nakal akibat merasa terpinggirkan. (spn)

Banleg DPRD Sorot Raperda Limbah B3

Muhtar.
KARAWANG, KarawangNews.com - Banleg (Badan legislasi) DPRD Karawang, Rabu (26/12/2012) sore, telah menyiapkan 17 Raperda (Rancangan peraturan daerah) yang akan dibahas pada tahun 2013 mendatang. Ada dua Raperda yang dianggap paling penting diantaranya pengawasan limbah B3 dan lokasi bagi pedagang kaki lima.

Seperti dijelaskan Ketua Banleg DPRD Karawang, Mukhtar SH, MH, Kamis (27/12/2012) kepada wartawan, selama tahun 2012 DPRD telah menyelesaikan 16 dari 19 Raperda, sisanya akan diluncurkan tahun 2013.


"Sekitar 80 persen Raperda sudah selesai, tahun 2013 ada 17 Raperda yang masuk Banleg termasuk luncuran," kata Mukhtar.


Kata Muhtar, dari 17 Raperda yang akan dibahas tahun 2013 diantaranya Raperda pengawasan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), ini penting sebab saat ini sepertiga wilayah Karawang merupakan zona industri, sedangkan pengawasannya belum terkontrol baik.


"Kami menduga masih banyak perusahaan nakal yang membuang limbahnya ke sungai di Karawang, sehingga sungai tercemar limbah," katanya.


Diakuinya, Karawang harus memiliki lahan untuk membuang limbah B3, supaya bisa melakukan pengawasan pada perusahaan yang nakal. Selain itu, limbah B3 juga bisa menambah penghasilan ekonomis bagi warga.


"Untuk pengelolaannya bisa dilakukan pihak ketiga atau masyarakat, tetapi tetap dipantau BPLH (Badan Pengawas Lingkungan Hidup). Selain Raperda pengawasan B3, perlu dibuat Raperda penglokasian pedagang kaki lima. Ini untuk mendorong Perda Kebersihan, Ketertiban dan Keamanan (K3) di Karawang.


Kata Mukhtar, tiga Raperda yang tertunda tahun 2012 diantaranya cagar budaya, penyertaan modal dan pemakaman komersial. Dua Raperda itu tertunda karena keterbatasan waktu dan akan dimasukan ke Raperda tahun 2013. (*spn)



Bupati Minta Anak Nelayan Melanjutkan ke Sekolah Perikanan

Nelayan Ciparage menghias perahu di hari nadran laut.

KARAWANG, KarawangNews.com – Bupati Karawang sangat berharap anak-anak nelayan di Kabupaten Karawang bisa bersekolah ke Sekolah Tinggi Perikanan (STP), mengingat Kampus Teaching Factory STP tak lama lagi akan berdiri di Karawang, kini masih proses pembangunan gedung kampung di Jalan Baru, Karawang Barat.  Itu diungkapkan bupati di sela pembukaan pesta laut KUD (Koperasi Unit Desa) Mina Singaperbangsa, Desa Ciparage, Kecamatan Tempuran, Kamis (27/12/2012) siang.

“Seluruh siswa asal Karawang yang masuk STP akan digratiskan, ini upaya pemerintah meningkatkan sumber daya perikanan di Kabupaten Karawang, juga untuk bisa membangun daerah pesisir. Sekitar 20 persen kuota dari siswa STP adalah masyarakat Kabupaten Karawang dari keluarga nelayan sebagai prioritas,” kata bupati.

Lebih lanjut bupati mengatakan, nadran laut ini merupakan bentuk syukur nikmat atas kekayaan alam laut yang telah diterima dengan manfaat yang tak terhingga. Namun begitu, bupati juga mengingatkan para nelayan untuk mengeluarkan zakat penghasilan mereka kepada saudaranya yang tidak mampu.

 “Berzakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang memiliki kelimpahan rezeki dan juga merupakan wujud syukur atas rizki yang telah diberikan kepada kita,” imbuhnya. (rls)

Bupati Serahkan Rp 3,6 Milyar Untuk Ponpes se-Kabupaten


KARAWANG, KarawangNews.com -  Bupati Karawang H. Ade Swara memberikan dana bantuan kepada 363 pondok pesantren (Ponpes) se-Kabupaten Karawang, masing masing Ponpes menerima bantuan Rp. 10 juta, Rabu (26/12/2012) di Aula Husni Hamid, Pemda Karawang.

“Masih banyak sarana dan prasarana keagamaan yang membutuhkan bantuan, juga belum meratanya kualitas pendidikan di bidang agama, karena sarana dan prasarana pendidikan belum memadai. Selain itu, banyak keterbatasan lembaga keagamaan untuk memenuhi sarana pendidikan agama,” kata bupati.

Kata bupati, bantuan  ini diharap lebih meningkatkan kegiatan-kegiatan keagamaan di pondok-pondok pesantren, juga akan lebih mengembangkan diri sebagai suatu lembaga yang berperan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

“Keberadaan lembaga keagamaan dituntut untuk dapat bersikap lebih pro-aktif dan inovatif serta mampu memainkan peranannya secara optimal, terutama dalam menciptakan kader-kader bangsa yang berkualitas, menguasai Iptek, meningkatkan Imtaq, mengutamakan sikap-sikap hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara melalui implementasi amar ma’ruf dan nahyi mungkar,” jelasnya.

Dasar bantuan ini adalah SK Bupati Karawang No 978/Kep 846-HUK/2012 Tanggal 3 Desember 2012 tentang  nama penerima, alamat dan besaran alokasi hibah yang diterima berupa uang yang bersumber dari perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang tahun anggaran 2012.

Diakui bupati, tujuan dari bantuan ini sebagai silahturahim, meningkatkan sumber daya para santri. Total anggaran yang dikeluarkan yaitu Rp 3.660.000.000. (rls)


Warga Bantaran Citarum Minta Kepastian Ganti Rugi


KARAWANG, KarawangNews.com - Belasan warga Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat kembali mengadu ke DPRD Karawang, Rabu (26/12/2012) siang, mereka meminta kejelasan ganti rugi rencana penggusuran rumah mereka di bantaran Sungai Citarum. Keluhan warga tersebut hanya diterima Ketua Komisi A DPRD Karawang, H. Warman. Alhasil, Ketua Komisi A ini pun tidak punya kewenangan soal keinginan warga tersebut.

Pengaduan tersebut menyusul proyek BBWS melakukan normalisasi Sungai Citarum, imbasnya rumah mereka yang berada di atas tanggul sungai itu harus digerus. Sebagian warga dari kalangan tidak mampu ini tentu merasa keberatan jika harus tergusur tanpa mendapat ganti rugi, pasalnya mereka tinggal di bantaran itu sudah puluhan tahun lamanya.

Berdasarkan keterangan Sepetak (Setikat Petani Karawang) di Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat terdapat 39 rumah yang terpaksa harus pindah, tak hanya dihadapkan dengan beko pengeruk tanah, sejumlah warga yang tinggal di bantaran Citarum harus berhadapan dengan penduduk sekitar yang merasa dirugikan, karena normalisasi Citarum itu untuk mengokohkan tanggul supaya tidak jebol dan banjir.

"Kami ingin kejelasan ganti rugi, karena warga (di sekitar bantaran, red) juga sering mengusik supaya pindah. Lalu kemana kami harus pindah, karena selain di tanggul kami tidak punya rumah lagi," kata Ocih (50) kepada Warman di ruang rapat II DPRD Karawang.

Kata Pengurus Spetak, Engkos Kosasih, warga ini minta ganti rugi Rp 35,5 juta per rumah atau sesuai Rutilahu (Rumah tinggal layak huni), seperti tanah, bangunan rumah, sertifikat tanah, kamar mandi termasuk listrik, mereka akan pindah ke pemukiman setempat yang tidak jauh dari tanggul Citarum.

Selain warga Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat, warga lainnya yang menuntut sama diantaranya Desa Tanjung Bungin, dan Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Pakisjaya sekitar 50 rumah. Diakui Engkos, Pemkab Karawang bisa menganggarkan dana tersebut asal tidak menabrak aturan, karena warga yang tinggal di bantaran Citarum tidak punya pilihan lain dan akan kehilangan tempat tinggal jika mereka harus digusur. (spn)

Karawang Timur Juara Umum Porkab 2012

Tim Kecamatan Telukjambe Timur.

KARAWANG, KarawangNews.com - Kontingen Kecamatan Karawang Timur berhasil meraih juara umum Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Karawang Tahun 2012 dengan memperoleh 23 medali emas, 18 perak dan 13 perunggu. Sedangkan juara kedua Kecamatan Karawang Barat disusul Kecamatan Ciampel sebagai juara tiga.

Penutupan dan penyerahan piala dilaksanakan, Minggu (23/12/2012) di Stadion Singaperbangsa setelah final sepak bola Kecamatan Karawang Timur vs Kecamatan Telukjambe Timur. Di pertandingan terakhir ini, harusnya Karawang Timur bisa menambah emas, tetapi kandas setelah kalah adu finalty melawan Telukjambe Timur dengan skor akhir 4-5.

Sementara iutu, 10 besar klasemen akhir Porkab 2012 Karawang diantaranya Karawang Timur sebagai juara umum dengan perolehan 23 emas, 18 perak, 13 perunggu, kemudian juara kedia yaitu Karawang Barat memperoleh 10 emas, 12 perak dan 8 perunggu, juara ketiga Ciampel 10 emas, 4 perak dan 6 perunggu, juara keempat Kecamatan Telukjambe Barat memperoleh 8 emas, 1 perak dan 10 perunggu.

Sedangkan juara kelima Telukjambe Timur meraih 7 emas, 9 perak dan 4 perunggu, juara enam Kecamatan Jatisari mendapat 5 emas, 4 perak dan 6 perunggu, juara ketujuh yaitu Pakisjaya mendapat 5 emas dan 1 perak, juara kedelapan Kotabaru meraih 3 emas, 1 perak dan 3 perunggu, juara kesembilan yaitu Kecamatan Rawamerta yang hanya memperoleh 3 emas, kemudian juara kesepuluh yaitu Kecamatan Banyusari mendapat 3 emas, 2 perak dan 1 perunggu. (rls)

Menakertrans Salurkan Sumbangan TKI Untuk 1.000 Anak Yatim


KARAWANG, KarawangNews.com - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar menyantuni 1.000 anak yatim piatu di Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Minggu (23/12/2012). Diakui Muhaimin, santunan itu dananya berasal dari sumbangan TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di negara Taiwan dan negara sekitarnya.

Santunan menteri ini disampingi Bupati Karawang, Drs. H. Ade Swara. Pada kesempatan bicara, menteri memaparkan, santunan ini dikumpulkan dari sejumlah TKI yang ditampung oleh Yayasan Yatim Piatu Buruh Migran Indonesia.

Dia menceritakan, tidak semua cerita TKI penuh duka dan kesedihan, seperti yang selalu dikabarkan di mesia massa. Tak sedikit TKI yang sukses bahkan duduk pada jabatan penting di negara tempat mereka bekerja. Para TKI sukses inilah yang setiap waktu menyumbangkan uang hasil kerjanya kepada yayasan tersebut.

Menurut Muhaimin, banyak TKI berpenghasilan Rp 5 juta per bulan, sedangkan bagi TKI yang berkeahlian khusus mendapat gaji sekitar Rp 20 juta per bulan. Kendati begitu, kementrian tenaga kerja tak menutup sejumlah TKI malang yang mendapat perlakukan buruk di negara tempatnya bekerja. Dari data yang ada, sekitar 0,92 persen dari 5 juta TKI yang bermasalah.

"Kebanyakan dari mereka adalah para TKI yang asal berangkat dan tidak mempersiapkan diri dengan baik, serta tidak melalui prosedur resmi," kata menteri.

Dia menambahkan, empat hal yang harus dipersiapkan bagi TKI, yaitu menyiapkan mental dan fisik yang prima lahir maupun batin, memahami bahasa dan keterampilan, mempersiapkan dokumen lengkap dan legal, serta memahami budaya dan tempat tujuan.

"Apabila seluruhnya dipenuhi, Insya Allah tidak akan terdapat permasalahan saat bekerja di luar negeri," ucapnya. (rls)

Bank Indonesia Sosialisasi Uang Palsu Melalui Wayang Golek


KARAWANG, KarawangNews.com - Bank Indonesia dan Perum Peruri mensosialisasikan ciri-ciri uang palsu melalui pagelaran wayang golek dalang Purwa Apep AS Hudaya di panggung GOR Panatayuda, Jumat (21/12/2012) malam. Sebagai bank tunggal pencetak uang, Bank Indonesia merasa perlu memberi pengetahuan kepada masyarakat tentang uang asli dan uang palsu.

Diketahui, pemalsuan uang masih beredar, terutama di kota-kota besar dan pelabuhan. Untuk itu, Bank Indonesia rutin mensosialisasikan perbedaan uang asli dan palsu melalui pamplet, media massa termasuk pagelaran wayang golek.

Pesan yang disampaikan dalam wayang golek diantaranya cara untuk mengetahui keaslian uang yang dikeluarkan Bank Indonesia. Untuk mengetahui uang asli bisa dilihat dari benang pengaman, bahan kertas agak kasar juga logo air tampak jelas ketika diterawang ke arah cahaya.

Acara wayang golek ini dihadiri Bupati Karawang Drs. H. Ade Swara bersama warga penggemar wayang golek. Di akhir acara, dibuka tanya jawab antara pihak Bank Indonesia dan masyarakat, selain membahas ciri-ciri uang asli dan uang palsu. (rls)

Ade Swara: Sikat yang Menyalahgunakan Nama Bupati


KARAWANG, KarawangNews.com - Yang mengatas namakan bupati dan menyalahgunakannya sikat saja. Demikian kata Bupati Karawang Drs. H. Ade Swara kepada wartawan, Jumat (21/12/2012) usai sholat Jumat. Dia juga meminta Polisi menangkap pengancam wartawan yang mengatasnamakan dirinya.

"Yang selama ini selalu membawa-bawa saya tidak terbukti secara hukum, lihat saja kasus umroh dan persoalan pajak, hingga saat ini kasus itu menghilang begitu saja," kata bupati.

Bupati juga mensikapi kelompok yang cenderung memojokan kinerja pemerintahannya, diantaranya kritikan terhadap sejumlah pembangunan yang dianggap molor. Ditegaskan bupati, untuk melihat kinerjanya tak hanya biacara, tetapi harus dibuktikan dengan grafik pembangunan sebelumnya dan saat ini.

"Jangan asal bicara, lihat grafik pembangunan yang sudah dilaksanakan sebelumnya dengan pembangunan hasil kinerja saya. Jangan sekedar mengkritik jika mengetahui kinerja saya lemah, tapi solusinya dong," ucapnya. (spn)

5 Kecamatan Diberi Hadiah Motor


KARAWANG, KarawangNews.com – Bupati Karawang Drs. H. Ade Swara membagikan enam unit sepeda motor kepada kecamatan peringkat terbaik perekaman e-KTP. Penyerahan sepeda motor diberikan kepala camat di sela Peringatan Hari Ibu ke-84 Tingkat Kabupaten Karawang Tahun 2012, di Lapang Karangpawitan, Kamis (20/12/2012).

“Capaian perekaman e-KTP Kabupaten Karawang sampai tanggal 18 Desember 2012 mencapai 1.282.932 wajib e-KTP atau telah mencapai 84,10 persen. Alhamdulillah dengan capaian tersebut, Karawang berhasil masuk 10 besar kabupaten/kota yang tertinggi capaian hasil perekaman E-KTP secara masal tingkat nasional dan kita telah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia,” kata bupati.

Pembagian motor ini sebagai wujud apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam proses perekaman e-KTP di Kabupaten Karawang, pemerintah daerah akan menyerahkan penghargaan kepada lima kecamatan berdasarkan capaian perekaman e-KTP periode 9 April 2012 hingga 13 Agustus 2012. (rls)

Ciampel Juara Dayung Kayak Porkab Karawang 2012

KARAWANG, KarawangNews.com - Kecamatan Ciampel keluar sebagai juara lomba dayung nomor kayak Porkab (Pekan Olahraga Kabupaten) Karawang, Kamis (20/12/2012) pagi di arena cabang olahraga dayung, irigasi KW 5, belakang Kodim 0604 Karawang.

Tim Cabang Olahraga dayung nomor kayak dua putri 500 meter pada Porkab (Pekan Olahraga Kabupaten) Karawang dimenangkan Fatimah dan Maryamah dari Kecamatan Ciampel dengan catatan waktu 2,25 menit. Juara dua Ifat Fatimah dan Fani dari Kecamatan Telukjambe Timur 2,37 menit dan juara ketiga Yunia dan Yeni Agustin dari Kecamatan Barat dengan catatan waktu 3,02 menit.

Untuk nomor kayak satu putri, juara pertama diraih Ambar dari Kecamatan Karawang Timur dengan catatan waktu 2,39 menit, juara kedua Santi dari Kecamatan Ciampel waktu 2,52 menit dan ketiga Ifat Fatimah waktu 3,11 menit dari Kecamatan Telukjambe Timur.

Sedangkan nomor kayak satu putra, juara pertama Primana dari Kecamatan Ciampel dengan waktu tempuh 2,30 menit, juara kedua Sukeni dari Purwasari waktu 2,38 menit dan juara ketiga Riki Maulana dari Telukjambe Timur dengan catatan waktu 2,43 menit.

Nomor kayak dua putra, Priatna dan Deni dari Kecamatan Ciampel berhasil meraih posisi satu dengan waktu 2,06 menit, hanya selisih 3 detik Tatang S dan Rapik dari Cikampek finish diurutan kedua dengan catatan waktu 2,09 menit. Sedangkan juara tiga Robi dan Darwis dari Tirtamula dengan waktu 2,23 menit.

Sementara itu, nomor kayak campuran putra-putri, finish pertama diraih Primana dan Maryamah dari Kecamatan Ciampel dengan waktu 2,18 menit, juara kedua Dede dan Endah dari Kota Baru dengan waktu 2,27 menit, sedangkan juara ketiga Ahmad dan Kartini dari Telukjambe Barat mencatat waktu 2,36 menit. (spn)

SMKN 1 Karawang Juara Futsal Kedua Saan Mustopa Cup

Saan Mustopa memberikan piala pemain terbaik kepada Fajar Romansyah.

KARAWANG, KarawangNews.com – SMKN 1 Karawang berhasil memboyong piala bergilir Turnamen Futsal Kedua Saan Mustopa Cup, Tim A SMAN 4 Karawang berhasil juara kedua, sedangkan juara ketiga diraih SMKN Gunung Jati dan juara keempat diperoleh Tim B SMAN 4 Karawang. Piala dan uang pembinaan diberikan Anggota DPR RI Saan Mustopa di Rest Fest Food Resinda, Jln. Interchange, Karawang Barat.

“Kita selalu rutin latihan seminggu tiga kali, Alhamdulillah kita juara umum, ini atas kekompakan tim dan usaha keras kita untuk menang,” kata Kapten Tim SMKN 1 Karawang, Fahrul Iman Fadilah usai menerima piala.

Sementara itu, top skor pada turnamen bergengsi SMA-SMK se-Kabupaten Karawang diraih Restu Pradana pemain tim SMAN 4 Karawang dan pemain terbaik selama laga turnamen ini dinobatkan kepada Fajar Romansyah dari tim SMKN 1 Karawang.

Diharapkan Saan Mustopa, kegiatan ini bisa memberi manfaat bagi seluruh pelajar se-kabupaten yang telah mengikuti turnamen yang dia gelar 17-19 Desember 2012 di Lapang Futsal Resinda. Dia juga membuka bagi anggota DPR lain untuk membantu kegiatan PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Cabang Karawang, untuk bisa melakukan kegiatan pembinaan dan olah raga termasuk kesenian.

“Kegiatan yang saya lakukan ini dalam rangka mejalankan fungsi keterwakilan dengan baik, kedekatan ini memudahkan saya dalam fungsi-fungsi tersebut, sehingga masyarakat bisa mengontrol saya sebagai anggota DPR RI,” kata Saan.

Saan juga menunjukan apresiasi kepada PGRI Karawang yang menjadi media bagi dirinya untuk bisa mengadakan rangkaian kegiatan, seperti turnamen futsal selama tiga hari termasuk lomba cerdas cermat sosialisasi amandemen UUD 45 di SMAN 5 Karawang pada 19 Desember 2012.

Menanggapi hal itu, Ketua PGRI Karawang, Obang Nurbayu menyatakan, PGRI terbuka bagi anggota dewan manapun yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan olahraga dan seni yang menjadi agenda kegiatan PGRI.

Turnamen futsal ini merupakan agenda kedua selama dua tahun berturut-turut yang diadakan Saan Mustopa, dibanding turnamen pertama tahun lalu, pada turnamen kedua ini jumlahnya mengalami penambahan dari 60 tim menjadi 80 tim atau dari 32 sekolah menjadi 43 sekolah SMA-SMK se-kabupaten.

“Berarti turnamen ini disambut baik oleh pelajar, karena mereka memang butuh ruang untuk menyalurkan prestasinya. Mudah-mudahan tahun depan Saan tetap menggelar turnamen ini dan pesertanya bisa bertambah banyak dibanding sekarang, jadi mereka tak percuma berlatih,” ungkapnya.

Sementara itu, para juara lomba cerdas cermat sosialisasi amandemen UUD 45 mendapat piagam bersamaan dengan pembagian piala futsal. Juara pertama cerdas cermat diraih SMAN 1 Karawang, juara kedua SMAN 1 Rengasdengklok dan juara ketiga SMAN 1 Pedes. Sedangkan juara harapan satu yaitu SMAN 1 Telukjambe dan juara harapan kedua SMAN 1 Cilamaya. (spn)

Akhirnya, Pemkab Karawang Bagikan Mobil Desa

Bupati, wakil bupati, Ketua DPRD dan Ketua Apdesi Karawang 'test drive' mobil desa di Stadion Singaperbangsa. 

KARAWANG, KarawangNews.com – Akhirnya, Pemkab Karawang merealisaikan keinginan Apdesi (Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Karawang, sebanyak 309 mobil desa mulai dibagikan untuk 297 desa dan 12 kelurahan se-kabupaten. Mobil plat nomor merah itu untuk operasional pelayanan perangkat desa kepada warganya.

Secara simbolis, Bupati Karawang Drs. H. Ade Swara memberi kunci mobil desa kepada Ketua Apdesi Karawang Asep Komara di sela pembukaan Porkab (Pekan Olahraga Kabupaten) Karawang, Rabu (19/12/2012) sore di Lapang Stadion Singaperbangsa.

“Mobil desa ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Karawang untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat desa,” kata bupati.

Pada kesempatan itu, bupati bersama Ketua DPRD Tono Bahtiar, Wakil Bupati Cellica dan Ketua Apdesi sempat mengintari stadion mencoba mobil tersebut.

Dijelaskan Asda III Pemkab Karawang, Tedi Ruspendi, perawatan mobil merk Nissan Evalia itu diserahkan kewenangannya kepada Apdesi, sedangkan pembagian mobil ini akan dilakukan bertahap hingga 27 Desember 2012, mengingat jumlah mobil yang banyak tidak bisa langsung dibagikan satu waktu.

“Jumlah anggaran untuk membeli sebanyak 309 mobil ini Rp 2,9 milyar, masing-masing harganya Rp 134 juta-an. Mobil ini lebih diprioritaskan untuk pelayanan masyarakat, bukan hanya dipakai kepala desa saja,” jelasnya.

Diketahui, sebelumnya Apdesi Karawang selalu santer meminta Pemkab Karawang menganggarkan kendaraan operasional desa, kendaraan tersebut dianggap perlu untuk melayani warga yang butuh pelayanan angkutan, seperti kegiatan remaja, pengajian termasuk membawa warga sakit ke rumah sakit. (spn)

Sekwan Geram Gedung Fraksi Belum Rampung

Ahmad Suroto di gedung fraksi yang belum tuntas pekerjannya.

KARAWANG, KarawangNews.com – Sekretaris DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Karawang, Ahmad Suroto menduga CV Akbar Jaya yang menjadi pemenang tender proyek pembangunan gedung fraksi DPRD telah menjual pelaksanaan pengerjaan. Pasalnya, hingga akhir batas kontrak 25 Desember 2012 pembangunan proyek yang menelan dana Rp 1,2 milyar itu pengerjaannya baru rampung 51,84 persen.

Geram melihat itu, Suroto akan mem-blacklist CV Akbar Jaya, karena tidak kompeten dalam melaksanakan pembangunan gedung fraksi tersebut. Kata dia, pihaknya sudah beberapa kali membuat surat teguran agar pembangunan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, bahkan hingga berita ini diturunkan Sekwan telah melayangkan surat ketiga kepada rekanan yang mendapat tender tersebut.

“Kami harap kedepan, ULP (Uni Layanan Pengadaan) tidak melibatkan para kontraktor tak bermodal dalam pelaksanaan lelang, sebab kami mensinyalir pengerjaan gedung fraksi ini telah dijual ke pihak lain,” ucapnya.

Kata dia, pelaksanaan proyek ini sebenarnya telah diberi waktu tiga bulan, tetapi di awal pelaksanaan CV tersebut terkesan leha-leha, sehingga pekerjaannya tidak bisa selesai hingga akhir tahun anggaran. Dengan begitu, pihaknya akan memanggil direksi CV Akbar Jaya dan tim pengawas untuk mempertanyakan pengerjaan proyek yang didanai APBD tersebut. Kata Suroto, pihaknya tidak tahu menahu tentang proses lelangnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Cipta Karya, Yusuf Abdul Gani mengatakan, dia tidak yakin jika pembangunan gedung fraksi itu bisa rampung hingga akhir Desember 2012, jika dilihat dari kondisi fisik bangunan. Namun demikian, Yusuf berpendapat, pelaksana proyek itu tidak serta merta diputus kontrak kerjanya, perusahaan jasa konstruksi itu akan diberi kesempatan menyelesaikan pekerjaannya selama 50 hari.

“Perusahaan itu akan dikenai denda 0,05 persen per hari dari proyek. Ketentuan ini diberlakukan jika pekerjaannya belum selesai sesuai yang dijadwalkan. Ya, perusahaan itu akan masuk daftar hitam kami,” jelasnya. (**spn)

Porkab Karawang Ajang Seleksi Atlet Menuju Porda Jabar 2014

Pelepasan balon Porkab Karawang 2012 di Stadion Singaperbangsa.

KARAWANG, KarawangNews.com – Ratusan atlet dari 30 kecamatan se-Kabupaten Karawang berlaga dalam ajang Porkab (Pekan Olahraga Kabupaten) Karawang 15-23 Desember 2012. Porkab ini baru dibuka bupati dan Muspida Karawang Rabu (19/12/2012) siang di Lapang Stadion Singaperbangsa. Acara pembukaan ini menampilkan defile kontingen 30 kecamatan yang bertanding di ajang bergengsi olahraga se-Kabupaten Karawang.

Porkab Karawang ini merupakan event yang dilaksanakan setiap 4 tahun, olahraga ini memiliki moment sangat penting dan nilai strategis, selain menjadi ajang kompetensi yang berkualitas juga menjadi ajang pemanasan menghadapi babak kualifikasi Porda (Pekan Olahraga Daerah) yang akan dilaksanakan 2013.

“Babak kualifikasi Porda yang akan dilaksanakan tahun 2013 wajib diikuti semua cabang olahraga, untuk menentukan lolos tidaknya cabang olahraga itu menjadi peserta Porda Jabar tahun 2014 di Bekasi nanti,” kata Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Karawang, Aris Suparno di sela pembukaan Porkab Karawang.

Diakui Aris, menghadapi babak kualifikasi tersebut, sejak tahun 2012 lalu hingga sekarang KONI Karawang telah melakukan persiapan melalui Pelatkab, sedikitnya 583 atlet masuk dalam program Karawang Unggul Tahun 2014.

Sementara itu, Bupati Karawang Drs. H. Ade Swara menyatakan, Porkab ini merupakan media untuk mengevaluasi kinerja dalam mengembangkan bidang olahraga, juga ajang mencari bibit-bibit olahragawan. Porkab adalah ajang merekatkan persaudaraan antar atlet dan bukan memicu persaingan yang berpotensi gesekan perseteruan.  Bupati menghimbau kepada para official, jika ada keputusan wasit yang dianggap merugikan agar diselesaikan melalui mekanisme yang telah disepakati.

“Terutama para suporter agar meberikan dukungan dalam setiap pertandingan dengan tertib, sehingga  pekan olahraga tingkat kabupaten ini berjalan kondusif dan sukses serta mampu meninggkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Karawang,” jelasnya.

Ketua Panitia Porkab Karawang, Dedi Wahyudi menjelaskan, pekan olah raga ini mempertandingkan 11 cabang olah raga, diantaranya sepak bola, basket, voli, atletik, catur, tenis meja, bulu tangkis, pencak silat, taekwondo, billiard dan dayung. Pertandingan sepak bola telah dilaksanakan 15 Desember 2012, penutuan acara 23 Desember 2012 usai final sepak bola. (spn)

Kades Kapsul Kembali Meriahkan Malam Tahun Baru 2013

A. Enin Saputra (Kapsul).

RENGASDENGKLOK, KarawangNews.com – Seperti tahun sebelumnya, Kepala Desa Rengasdengklok Utara, A. Enin Saputra yang akrab disapa Kapsul akan kembali menggelar pesta tahun baru pada malam 1 Januari 2013 mendatang. Pesta dimulai 31 Desember 2012 dengan acara yang berangkai hingga puncak malam kembang api di desa tersebut.

Sebelum pesta ria kembang api, siang harinya akan digelar beberapa kegiatan, diantaranya lomba kreatifitas pembinaan bakat anak usia dini, seperti lomba mewarnai, lomba baca Al Qur’an, lomba adzan, fashion show busana muslim, semua pesertanya adalah anak-anak TK, PAUD dan SD.

Kemudian dilanjutkan bakti sosial bagi kaum dhuafa warga Regasdengklok Utara, setelah itu disusul acara ‘babaritan’ atau hajat bumi. Untuk lebih memeriahkan jelang tahun baru, Kades Kapsul sudah mempersiapkan hiburan calung yang akan mengocok perut penontonnya. Malam harinya, ratusan kembang api akan menjadi perayaan puncak dengan nuansa warna menyala di langit Rengadengklok.

“Acara ini adalah tanggungjawab kita sebagai aparatur pemerintah desa, yaitu dengan memberi hiburan untuk warga. Lomba dan santunan yang kita berikan juga merupakan rasa cinta kita kepada masyarakat,” jelasnya, Rabu (19/12/2012) pagi di ruang kerjanya.

Kata Kapsul, tema acara tahun baru 2013 nanti beda denga tahun baru 2012, tahun 2013 dia mengangkat tema kreatifitas dan membina anak didik, sedangkan pada tahun baru 2012 lalu bertema gebrak pentas seni daerah, yaitu menggelar kolaborasi 14 grup Singa Depok dan 1 grup barongsai dari Perkumpulan Lion dan Barongsai Vihara Sasanabudha Rengasdengklok.

“Pesta tahun baru 2013 beda dengan tahun baru 2012, tahun ini kita lebih mengadakan acara sosial bagi masyarakat,” akunya. (spn)

Siswa MI se-Kabupaten Ikuti Porseni Mipak di Rengasdengklok


KARAWANG, KarawangNews.com - Bupati Karawang, H. Ade Swara membuka kegiatan Pekan Olahraga, Seni, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Keagamaan (Porseni Mipak) Madrasah Ibtidaiyah se-kabupaten Karawang, Rabu (19/12/2012) di Lapang Tugu Proklamasi Rengasdengklok.
 
Bupati mengatakan, pemerintah sangat mendukung, karena porseni ini tujuannya untuk mengembangkan bakat dan kreativitas peserta didik Madrasah Ibtidaiyah, menggalang ukhuwah antara siswa dengan gurunya sekaligus dapat menjalin silaturahmi serta menanamkan sportifitas bagi anak-anak siswa secara konsisten.

Menurutnya, penyelenggaraan Porseni ini merupakan titik awal membina teknik dan metode yang menunjang perkembangan dan kemajuan olahraga di Kabupaten Karawang, kegiatan ini diharap mampu melahirkan atlet-atlet yang handal dan berprestasi.

“Melalui porseni ini harus kita tunjukkan wujud nyata betapa penting olahraga dan kesenian dalam rangka mendukung proses pembangunan di semua bidang. Olahraga dan kesenian merupakan kegiatan yang tidak sekedar untuk mencapai prestasi semata-mata, tetapi merupakan suatu kebutuhan yang harus dimiliki oleh seluruh warga masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat sehat dan segar jasmaninya dan melalui seni dapat terwujud masyarakat tenang dan tentram rohaninya,” kata bupati.

Ketua penyelenggara Porseni Mipak, Romli, S Pd.I mengatakan, tujuan acara ini untuk menjalin tali silahturahim antar sekolah, mengembangkan semangat kompetisi, manjaring dan menyiapkan bibit unggul yang berprestasi. Porseni ini akan berlangsung pada 19-20 Desember 2012, materi kompetisi dan Porseni antara lain cabang olahraga, cabang seni, cabang matematika dan cabang IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). (rls)

Gedung Paud-SD Purwasari Diresmikan

Agus Supriatman menandatangani batu prasasti peresmian gedung Paud-SD Purwasari.

KARAWANG, KarawangNews.com - Pemerintah Kabupaten Karawang meresmikan Gedung UPTD PAUD-SD Kecamatan Purwasari di Komplek Kantor Kecamatan Purwasari, Rabu (19/12/2012).  Peresmian ini ditandai dengan gunting pita dan potong tumpeng oleh Hj. Nurlatifah Ade Swara serta tanda tangan prasasti oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Drs. Agus Supriatman.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Drs. Agus Supriatman menjelaskan, pemerintah kabupaten telah menetapkan kebijakan dengan memprioritaskan bidang pendidikan. Di tahun ini, pemkab Karawang tengah meningkatkan daya tampung siswa pendidikan dasar dan menengah, juga meningkatkan partisipasi sekolah swasta dalam memberikan layanan pendidikan yang terjangkau masyarakat luas dan meningkatkan kualitas pendidikan agama untuk membangunan akhlak dan moral generasi bangsa yang agamis dan religius.

Selain itu, meningkatkan kemampuan akademik dan profesionalisme tenaga kependidikan, sehingga dapat berfungsi optimal dalam pembentukkan watak dan budi pekerti peserta didik,  kemudian meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap mental para pelaku pendidikan serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan penyelenggaraan.

Sementara itu, Kepala UPTD Purwasari, Hj. Yuyun mengatakan, pembangunan gedung UPTD PAUD-SD Kecamatan Purwasari adalah program lanjutan dari kepala UPTD sebelumya yang pensiun, dana sumbangan untuk pembangunan ini didapat sejumlah Rp. 258.803.000, sumber dana dari APBD Kabupaten Karawang Tahun 2011.

“Alhamdulilah pada akhir desember gedung ini sudah diresmikan, untuk itu kami ucapkan terimakasih kepada Bupati Karawang khususnya Disdikpora. Memang dari tahun ke tahun kantor UPTD selalu numpang di gedung SD, tahun ini kami sudah bisa gunakan gedung baru ini,” ucapnya. (rls)

Menteri dan Bupati Tanami Toyota Forest di Situ Cipule


KARAWANG, KarawangNews.com - Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Balthasar Kambuaya, Bupati Karawang H. Ade Swara dan Presiden Direktur PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Masahiro Nonami menanam pohon yang akan menjadi bagian dari Toyota Forest (Hutan Toyota) di Situ Cipule, Kecamatan Ciampel, Selasa (18/12/2012).

Areal Toyota Forest seluas 60 hektar di Situ Cipule tersebut merupakan bagian dari kampanye kepedulian lingkungan hidup dan wujud Corporate Social Responsibility (CSR) PT. TMMIN di Kabupaten Karawang. Lahan tersebut selanjutnya akan ditanami dengan puluhan ribu pohon dari berbagai jenis pohon yang memiliki karakteristrik sebagai tanaman penghijauan, sehingga mampu menyerap banyak air dan karbon.

Menteri LH, Balthasar Kambuaya mengatakan, pemerintah menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak Toyota atas inisiatifnya dalam mendukung program penanaman 1 Milyar Pohon yang digagas pemerintah melalui keberadaan program Toyota Forest di Karawang.

Masalah lingkungan hidup adalah persoalan bersama dan harus menjadi tanggung jawab bersama, termasuk juga isu global warming dan ancaman perubahan iklim.

“Oleh karena itu, program 1 Milyar Pohon maupun Toyota Forest ini merupakan salah upaya dari kita bersama dalam rangka menggerakkan massa untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Dalam konsep pemeliharaan lingkungan, yang memiliki peran paling penting adalah sektor industri, khususnya dalam upaya menciptakan green industry dan green product. Kaitan dengan konsep tersebut, CSR yang dilakukan Toyota pada kesempatan ini adalah bentuk dari implementasi terhadap kesadaran industri terhadap lingkungan.

“Profit tentu menjadi prioritas, akan tetapi dalam upaya mencari profit tersebut tentunya tidak terlepas dari lingkungan dan masyarakat sekitarnya,” kata menteri.

Bupati Karawang H. Ade Swara berharap, program penanaman pohon ini tidak hanya sekedar simbolis saja melainkan juga dapat terus dipelihara sehingga dapat tumbuh dengan baik. Terlebih sampai saat ini telah banyak program penanaman pohon yang telah dilakukan banyak pihak di Situ Cipule.

“Termasuk diantaranya adalah program penanaman pohon yang digagas secara langsung oleh Ibu Negara, Ani Yudhoyono,” tuturnya.

Terkait semakin pesatnya pembangunan di Kabupaten Karawang, Bupati Ade Swara pun turut menegaskan kembali komitennya beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup di Kabupaten Karawang.

“Alhmdulillah, dengan dibentuknya Perda Lingkungan Hidup kami akan membentuk Perusda  khusus yang membidangi Lingkungan Hidup,” tambahnya.

President Direktur PT. TMMIN Masahiro Nonami menjelaskan, program ini merupakan wujud nyata kepedulian Toyota terhadap bangsa dan Negara Indonesia yang diselenggarakan melalui program CSR. Untuk itu, dia berharap keberadaan Toyota Forest di Kabupaten Karawang akan dapat mengurangi polusi, sekaligus menyerap air dan karbondioksida.

“Toyota sadar bahwa bisnis tidak hanya mengedepankan profit dan produksi saja, melainkan komitmen untuk memberikan sumbangsih kepada komunitas masyarakat,” ujarnya. (rls)

67 Kades Terpilih Dibintek BPMPD

KARAWANG, KarawangNews.com – Sebanyak 67 kepala desa terpilih yang baru dilantik mengikuti bimbingan teknis (Bintek) di Gedung Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Karawang 18-22 Desember 2012, bintek ini mengacu Permendagri No 66 Tahun 2007 tentang perencanaan pembangunan desa. Kegiatan bintek dibuka Bupati Karawang Drs. H. Ade Swara, Selasa (18/12/2012) siang. Tujuan bintek ini untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan wawasan kepala desa agar bisa memenej pemerintahan desanya.

Bupati Ade Swara mengatakan, kegiatan bintek yang diselenggarakan BPMPD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa) ini harus bisa membawa perubahan bagi kepala desa, karena tuntutan masyarakat kepada pemerintah saat ini semakin beragam dan kompleks. Untuk mengantisipasi dan mengakomodir  aspirasi masyarakat tersebut aparatur pemerintah desa dituntut meningkatkan kompetensi, pengetahuan serta wawasannya,  sehingga dapat menguasai tugas-tugasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Salah satu ukuran keberhasilan pelaksanaan otonomi desa adalah pemerintah desa yang semakin mampu memberikan pelayanan dan membawa kondisi masyarakat desa ke arah kehidupan yang lebih baik. Kunci untuk mewujudkan itu semua, setiap aparatur pemerintah desa harus menguasai tugas dan kewenangannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucap bupati. (spn)

Kemiskinan Harus Dientaskan di Kabupaten Karawang

Wakil Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana.

KARAWANG, KarawangNews.com – Wakil Bupati Karawang dr. Cellica Nurachadiana meminta pemerintah untuk mendata jumlah warga miskin dan memberi sumbangsih nyata untuk membantu mereka. Hal itu ditegaskanya pada kegiatan rapat TKPK (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan), Selasa (18/12/2012) siang di Aula Resto Alam Sari, Karawang Barat.

Wakil bupati mengingatkan, rapat koordinasi ini merupakan agenda pembekalan pengetahuan dan pemahaman untuk mengoptimalkan dan mensinergiskan program pemerintah daerah kabupaten, provinsi dan pusat, serta ‘stake holder’ lainnya untuk bisa mengentaskan kemiskinan pendudukan di Kabupaten Karawang.

Kata Cellica, sudah banyak program yang telah diluncurkan oleh pemerintah dalam upaya pengentasan dan penanggulangan kemiskinan, seperti program jaring pengaman sosial, bantuan langsung tunai, program keluarga harapan, program penanggulangan kemiskinan perkotaan, pinjaman lunak bagi pelaku usaha kecil menengah, program penanggulangan kemiskinan terpadu, program nasional pemberdayaan masyarakat pedesaan, program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perkotaan dan program bantuan langsung masyarakat berupa stimulan dan kegiatan tridaya. Kegiatan tridaya diantaranya lingkungan hidup, ekonomi dan sosial.

Menindak lanjuti hal itu, Ketua Panitia Rakor TKPK, Samsuri S.Ip mengatakan, untuk mempercepat laporan pelaksanaan penanggulangan kemiskinan daerah, diharapkan kepada SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang serta lembaga terkait untuk melakukan pemantauan dan melakukan evaluasi pelaksanaan program kegiatan terkait dengan program penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan melalui dana APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten. (spn)

Saan Mustopa: Tugas Anggota DPR Itu Mulia

Saan Mustopa bersama tim futsal turnamen Saan Mustopa Cup di Resinda, Karawang Barat.
KARAWANG, KarawangNews.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Saan Mustopa menepis imej anggota DPR buruk. Menurutnya, anggota DPR memiliki tugas mulia untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat. Ini disampaikannya kepada ratusan pelajar SMA-SMK yang menjadi peserta turnamen kedua Saan Mustopa Cup, Senin (17/12/2012) siang di Arena Futsal Resinda Karawang Barat.

"Kehadiran politisi di tengah-tengah masyarakat harus mampu memberi harapan bagi masyarakat, jangan sampai politisi disumpah serapah hal yang jelek. Saya yakin adik-adik mau menjadi politisi, karena politisi itu pekerjaan mulia, tetapi karena ada politisi yang buruk, akhirnya imej politik jadi jelek," ucapnya.

Diakui Saan, hasil LSI (Lembaga Survei Independent), mayoritas orang tua tidak mau anak-anaknya jadi anggota DPR, karena citranya negatif. Padahal, politik itu mulia untuk kebaikan bersama, makanya politik harus menghadirkan manfaat terhadap masyarakat.

Kendati demikian Saan mengakui, politisi selalu santer disorot soal korupsinya dan selalu ribut. Meski begitu Saan menyatakan, jika menanam kebaikan maka yang tumbuh tentunya akan kebaikan dan kemaslahatan  bagi masyarakat. (spn)


Ketua PWI Jabar: Insan Pers Harus Profesional, Bermartabat dan Beretika

KARAWANG, KarawangNews.com - Anggota PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) dipilih secara selektif, karena anggota PWI merupakan insan pers nasional yang profesional, bermartabat dan beretika. Dari 46 organisasi wartawan yang berdisi sejak reformasi tahun 1999, hingga kini baru tiga yang lulus seleksi Dewan Pers, diantaranya PWI, AJI (Asosiasi Jurnalistik Indonesia) dan IJTI (Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia).

Demikian kata Ketua PWI Provinsi Jawa Barat, Mirza Zulhadi MM, di acara pengukuhan pengurus PWI Kabupaten Karawang, Selasa (18/12/2012) siang di Aula Husni Hamid, Pemda Karawang. Kata dia, wartawan tak hanya ahli menulis dan mengurai suatu persoalan menjadi berita, tetapi harus menjunjung etika sebagai insan pers nasional yang bermartabat.

"Untuk masyarakat yang semakin cerdas, maka insan pers harus profesional, bermartabat dan beretika. Ini tidak  lepas dari Undang-undang No 40 Tahun 1999 tentang pers dan hak jawab," jelasnya.

Diakui Mirza, PWI Karawang harus mulai melakukan pendekatan dengan Polres Karawang mengenai pers dan hukum, ini untuk melindungi wartawan dari tuntutan hukum atas gugatan narasumber. Secara nasional, pers dan hukum sudah disepakati beberapa waktu lalu antara insan pers dan Polri.

Menangapi hal itu, Wakil Bupati Karawang, dr. Cellica Nurachadiana yang hadir dalam acara pengukuhan ini menyatakan, pemerintah siap menerima kritik dan saran dari semua wartawan, itu untuk kemajuan pembangunan daerah, karena tak bisa dipungkiri insan pers pun telah menjadi bagian pembangunan daerah.

"Pers memiliki peran strategis, untuk itu pers harus tetap melakukan edukasi bagi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pembangunan yang dilakukan pemerintah, agar masyarakat mengetahui kinerja pemerintah selama ini," ucapnya.

Wakil bupati meminta supaya wartawan yang bekerja meliput di wilayah Kabupaten Karawang bisa berpedoman kepada UU No. 40 Tahun 1999. Menurutnya, bagaimanapun pembangunan daerah perlu dukungan dari insan pers, terutama untuk mempublikasikan keberhasilan pemerintah.

"Pembangunan daerah pun bukan hanya tugas pemerintah, juga melibatkan tugas para wartawan," akunya.

Ketua PWI Karawang, Oland PH Sibarani menyatakan, tidak mudah mengemban tugas sebagai ketua, tetapi ini adalah amanah dan yang lebih penting bagaimana memajukan organisasi PWI Karawang agar mampu memberi sumbangsih untuk kemajuan dan perkembangan Kabupaten Karawang.

"Satu-satunya mimpi menjadi kenyataan adalah bangun dari tidur, bertekad untuk berhasil itu jauh lebih  penting dari apapun," kata dia.

Sementara itu, pengukuhan pengurus PWI Kabupaten Karawang masa bakti 2012-2015 ini berdasarkan surat keputusan PWI Pusat Nomor 534-PKU/PP-PWI/2012. Dalam surat itu menyatakan Ketua PWI Karawang Oland PH Sibarani menggantikan ketua sebelumnya Nourkinan. Sedangkan Wakil Ketua Jayadi Sulaeman, Sekretaris Aam Amirah, Wakil Sekretaris Ali Khumaeni, Bendara Dea Wahyudi, Wakil Bendahar Ahmad Syahid, Bidang Organisasi Ahmat Rahmat, Bidang Kesejahteraan Aep Saepullah dan Bidang Advokasi Engkus Kusnadi. (spn)

SMPN 1 Lemah Abang Juara Umum Festival Drum Band Karawang 2012

Agus Supriatman menyerahkan hadiah utama kepada siswa SMPN 1 Lemah Abang.
KARAWANG, KarawangNews.com - SMPN 1 Lemah Abang meraih juara umum Festival Drum Band Karawang (FDBK) 2012 dengan skor nilai tertinggi colour guard, kostum satuan, solo horn line, solo percussion, analisis musik tiup dan analisis musik perkusi.Sedangkan juara kedua diraih SMP PGRI Pangkalan dan juara ketiga SMPN 2 Pangkalan.. Piala bergilir dan uang pembinaan diberikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Drs. Agus Supriatman, Senin (17/12/2012) sore di bawah guyuran hujan di Lapang Basket GOR Panatayuda.

Festival drum band tingkat SD-SMP ini berlangsung dua hari, 16-17 Desember 2012 memperebutkan piala tetap dan piala bergilir Bupati Cup. Hasil juara berdasarkan rapat dewan juri FDBK dari beberapa kriteria, diataranya menilai colour guard, field commander, mayorette, costum satuan, solo horn line, solo percussion, analisis musik tiup dan analisis musik perkusi.

Dijelaskan, Pembina Marching Band SMPN 1 Lemah Abang, Ahyar Bahtiar, sekolahnya memang selalu meraih kejuaraan drum band di sejumlah daerah, diantaranya Bandung, Bogor dan di dalam kabupaten sendiri.

"Drum band di sekolah kami latih rutin setiap harti Senin, Selasa dan Rabu. Alhamdulillah, kami selalu meraih juara umum di beberapa festival di daerah luar. Kami selalu menanamkan kekompakan tim dan disiplin," katanya usai menerima piala bergilir. (spn)

Merokok Bisa Menyebabkan Kanker Serviks

KARAWANG, KarawangNews.com - Ada beberapa hal yang menyebabkan kanker serviks, 99,7 persen kanker serviks diakibatkan infeksi sebelumnya atau Human Papilloma Virus (HPV). Demikian kata M. Farid Ghazali, Sp.OG, pada kesempatan bicara sebagai nara sumber seminar Kanker Serviks di Grand Taruma, Jln. Interchange, Karawang Barat, Minggu (16/12/2012) siang.

Pada seminar yang digelar organisasi putri Muhammadiyah Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Karawang ini, Farid menegaskan, gejala kanker ini diawali tanda-tanda infeksi yang paling umum, seperti wart kecil berwarna pink atau merah, kemudian gatal dan rasa terbakar pada daerah genital. Kata dia, 10 persen dari sejuta perempuan akan mengalami perubahan prakanker serviks, jika gejala Cercinoma In Situ (CIS) tidak dapat dideteksi atau diobati, maka itu akan menjadi kanker.

Dijelaskannya, memang ada beberapa faktor penyebab terjadinya HPV dan kanker serviks, diantaranya terjadi dari aktivitas seksual sebelum usia 20, banyak pasangan seksual termasuk merokok yang menyebabkan penurunan daya tahan tubuh. Kendati begitu, untuk menangani gejala ini, kanker serviks bisa dilakukan pencegahan infeksi HPV, pencegahan tersebut dibagi dua, yaitu pencegahan primer dan sekunder. (spn)

43 Tim Futsal SMA-SMK se-Kabupaten Berebut Saan Mustopa Cup

Foto bareng sebelum bertanding SMK Korpri dan SMK Yos Sudarso.
KARAWANG, KarawangNews.com - Sebanyak 43 SMA-SMK se-Kabupaten Karawang yang terdiri 80 tim futsal mengikuti turnamen futsal kedua Saan Mustopa Cup 17-19 Desember 2012 di Lapang Futsal Resinda, Jln. Interchange Karawang Barat. Turnamen diawali SMK Korpri melawan SMK Yos Sudarso di lapang 1 dari tiga lapang yang digunakan selama pertandingan.

Turnamen dibuka langsung Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Saan Mustopa, Senin (17/12/2012) pukul 10.00 WIB. Sebanyak 43 tim tersebut memperebutkan piala bergilir dan piala tetap Saan Mustopa Cup ditambah uang pembinaan, juara satu Rp 4 juta, juara dua Rp 3 juta, juara tiga Rp 2 juta dan juara empat Rp 1 juta.

Dijelaskan Saan Mustopa, futsal merupakan hobi baru dalam olahraga, tak hanya pelajar tapi dilakukan orang dewasa. Dia sengaja melakukan turnamen ini untuk menguji sejauh mana pelajar SMA dan SMK bermain futsal. Mengingat, mayoritas penggemar futsal adalah para pelajar yang gemar berolahraga.

"Turnamen ini untuk mempertemukan tim futsal pelajar se-kabupaten, untuk mengukur sejauh mana mereka berlatih, jika bisa menjadi juara berarti tingkat latihannya tinggi," ucapnya.

Ketua PGRI Karawang, Obang Nurbayu menyatakan, pada turnamen futsal pertama Saan Mustopa Cup tidak ada piala dan uang pembinaan bagi juara keempat, tetapi di tahun ini juara keempat akan mendapatkannya, karena juara keempat dianggap masuk final.

"Setidaknya bagi empat tim yang masuk final sudah bisa mengantongi uang pembinaan Rp 1 juta, selanjutnya mereka bersaing untuk bisa jadi juara umum," kata Obang.

Rencananya, pada hari penutupan turnamen 19 Desember 2012, Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf akan hadir dan memberikan piala kepada pemenang futsal Saan Mustopa Cup. (spn)

Kapolres Karawang Lantik Angkatan VI Sispamdu Zhadoel

KARAWANG, KarawangNews.com - Sebanyak 46 anggota baru angkatan VI Sistem Pengamanan Terpadu (Sispamdu) Zhadoel dilantik Kapolres Karawang, AKBP Arman Achdiat, Minggu (16/12/2012) malam di Aula Resto Alam Sari. Hingga tahun ini, jumlah anggota aktif Zhadoel menjadi 461 sejak organisasi ini berdiri tahun 2009 lalu.

Dijelaskan Arman, pelantikan kedua yang dia lakukan selama menjabat Kapolres Karawang ini membuktikan organisasi di bawah Polri di Kabupaten Karawang ini selalu aktif dan menjadi harapan polisi, untuk menciptakan keamanan dan situasi kondusif di wilayah Karawang.

"Tetapi jangan merasa bangga dan hebat, rekan-rekan harus bisa berbuat dan membuktikan serta menjadi anggota yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar," ucapnya.

Diakuinya, banyaknya organisasi pengamanan di sejumlah daerah akan meringankan tugas polisi, pengamanan yang dilakukan polisi akan hilang, kecuali penegakan hukum yang menjadi ranah utama kepolisian.

"Saya yakin, dengan kehadiran rekan-rekan yang masuk ke dalam organisasi yang baik ini akan mengubah situasi menjadi lebih baik. Saya berpesan, jaga wilayah masing-masing dengan menjadi polisi masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Sispamdu Zhadoel, Dendy Ananda mengatakan, Zhadoel terbentuk dari masyarakat yang memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap keamanan-ketertiban masyarakat, karena Zhadoel merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang berawal dari sistem pengamanan terpadu yang dikembangkan atau dipadukan dari jaringan komunikasi jajaran duduluran atau persaudaraan.

"Keinginan yang dikedepankan organisasi ini selalu mendahulukan kepentingan orang lain dari kepentingan pribadi yang didasarkan pada satu tujuan, yaitu silih asah, silih asih, silih asuh," kata Dendy. (spn)

Bupati Lihat Rehab SD Karang Mulya 1

TELUKJAMBE BARAT, KarawangNews.com - Bupati Ade Swara meninjau sejumlah pembangunan ruang kelas baru dan rehabilitasi ruang kelas di sekolah-sekolah yang berada di wilayah Badami–Pangkalan, diantaranya SDN Karang Mulya 1, Telukjambe Barat serta SMP Negeri 1 Pangkalan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang, Drs. Agus Supriatman, MM menjelaskan, SDN Karang Mulya 1 mendapat dua proyek rehabilitasi ruang kelas dengan nilai tambah berupa pagar keliling sekolah. Sedangkan SMP Negeri 1 Pangkalan mendapat empat proyek rehabilitasi ruang kelas dan empat proyek pembangunan ruang kelas baru secara kontraktual. (rls)

Bupati Sidak Jalan Pakai Mesin Uji Beton

Bupati (tengah) didampingi Drs. Asikin (kedua dari kanan).
KARAWANG, KarawangNews.com - Bupati Karawang H. Ade Swara sidak proyek jalan Badami-Pangkalan, Minggu (16/12/2012) siang. Pada sidak itu, bupati membawa mesin 'concrete core drills' untuk menguji kualitas beton di sejumlah titik jalan Badami.

Hasil monitoring tersebut, bupati meminta Dinas Bina Marga dan Pengairan untuk bisa menyelesaikan perbaikan infrastruktur yang telah direncanakan rampung tahun 2012. Hal itu ditegaskannya untuk kenyamanan akses masyarakat, juga supaya target serapan anggaran APBD tahun 2012 bisa direalisasikan.

Sementara itu, uji beton jalan yang dilakukan bupati ini didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan, Drs. Asikin, yaitu dengan melubangi jalan untuk mengetahui ketebalan beton. Hasilnya, diperoleh angka ketebalan 30,9 cm di jalan Badami, padahal bestek yang ditetapkan oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang mensyaratkan ketebalan beton di jalan tersebut setebal 29 cm.

Dijelaskan Kepala Bidang Perencanaan Dinas Bina Marga dan Pengairan Karawang, Yadi Mulyadi, panjang jalan Badami–Pangkalan yang sedang diperbaiki 7.217 meter dengan lebar jalan 6 meter dan ketebalan 29 cm. Perbaikan jalan ini menghabiskan anggaran Rp 21,292 milyar.

Kata Yadi Mulyadi, proyek jalan Badami–Pangkalan untuk tahun 2012 ini hampir selesai, hingga hari Minggu ini menyisakan sekitar 300 meter kubik beton yang belum diselesaikan dengan target sekitar 100 meter kubik perhari. Dia optimis sisa pekerjaan tersebut dapat selesai dalam tempo 3 hari kerja ke depan. (spn)

36 Tim Drum Band SD-SMP Perebutkan Bupati Cup IV

KARAWANG, KarawangNews.com - Sebanyak 18 tim drum band tingkat SD/MI se-Kabupaten Karawang unjuk kebolehan pada ajang Festival Drum Band, Minggu (16/12/2012) siang di GOR Panatayuda. Sedangkan untuk tingkat SMP/MTs dilaksanakan Senin besok juga diikuti 18 tim se-kabupaten. Festival ini memperebutkan Bupati Cup IV tahun 2012.

Sementara itu, tim penilai untuk 36 tim drum band SD/MI dan SMP/MTs ini berasal dari PDBI (Persatuan Drum Band Indonesia) Provinsi Jawa Barat dan acara dibuka Bupati Karawang Drs. H. Ade Swara. Piala yang diperebutkan yaitu trophy bergilir dan trophy tetap Bupati Karawang serta uang pembinaan bagi juara 1, 2 dan 3 pada tiap tingkatan.

Dijelaskan Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Drs. Rakhmat Gunadi, M.Pd, ajang gengsi drum band se-kabupaten ini merupakan ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar siswa. Juga sebagai tolak ukur prestasi drum band yang ada di setiap sekolah, sekaligus untuk meningkatkan prestasi drum band di Karawang, khususnya di kalangan pelajar.

Kata Gunadi, festival ini akan menjadi agenda rutin tahunan, setidaknya kegiatan ini bisa meningkatkan jumlah peserta tiap tahun juga bisa meningkatkan kualitas. Ini menjadi motivasi bagi sekolah untuk meningkatkan ekstrakulikulernya, karena pendidikan bukan hanya dilihat dari sisi akademis saja.

Selain itu, gerakan drum band juga melatih kecerdasan berkoordinasi dan kerjasama. Dia juga menghimbau kepada sekolah yang belum terlibat pada festival ini untuk bersiap-siap mengikuti di tahun 2013 mendatang.

"Ajang ini akan menjadi kebanggan yang cukup mahal bagi setiap anak. Meski fasilitas kostum mahal harganya, tetapi akan menjadi nilai berharga bagi setiap pesertanya, terlepas mereka juara atau tidak pada ajang ini," jelasnya.

Pada festival drum band tahun 2011 lalu, keluar sebagai juara umum SMPN 1 Klari dan SDN Kondang Jaya 3. (spn)

 
Home | Redaksi | Iklan | Tentang
KarawangNews | Jawa Barat - Indonesia | X7C | Web Developer
Copyright © 2013. Seluruh hak cipta dilindungi Undang-undang HAKI - Mengutip sebagian atau mengambil seluruh naskah dan foto tanpa ijin redaksi dianggap plagiat.
Design Sepetak ICT