Ridwan Salam: Calon Kades Tidak Dibebankan Biaya Pilkades

 KARAWANG, KarawangNews.com - Pemilihan di tingkat desa sangat terbaca money politic-nya, untuk itulah calon kepala desa pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tidak dibebankan biaya, tetapi dianggarkan oleh pemerintah, yaitu Rp 20 juta hingga Rp 40 juta per desa, disesuaikan jumlah penduduknya.

Begitu kata Kepala Bagian Pemerintahan Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Karawang Ridwan Salam, Selasa (9/10/2012) siang di ruang kerjanya. Menurutnya, baiknya calon kepala desa mengikuti Pilkades bukan karena eforia, tetapi tulus membangun desa.

"Saya akan mempertahankan sampai kapan pun bakal calon kades tidak dibebankan biaya, dan saya berkeinginan tahun depan dana Pilkades bisa disisihkan dari Alokasi Dana Desa (ADD) Rp 5 juta yang masuk dalam APBDes dan tidak bisa dicairkan sebelum pelaksanaan Pilkades," ucapnya.

Jika nanti kepala desa terpilih adalah orang yang bersih selama proses Pilkades, tanpa money politik, lanjut Ridwan Salam, berarti masyarakatnya sudah bisa memilih orang yang akan memberdayakan desanya. Mengingat saat ini masyarakat cenderung memilih calon kades karena uang.

Sementara itu, setelah proses pelayanan satu atap (Yantap) yang berlangsung 1-5 Oktober 2012 di Gedung Serbaguna Wisma Haji Karawang, sebanyak 227 calon kades dari 67 desa se-kabupaten akan kembali diverifikasi dan penelitian berkas hasil Yantap yang dilakukan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), verifikasi ini diantaranya mempertimbangkan kembali calon kades yang memiliki sangkutan hukum dan yang tidak memenuhi syarat sebagai bakal calon kades. (spn)
Share this article :

Poskan Komentar

 
Home | Redaksi | Iklan | Tentang | Warga Menulis
KarawangNews | Jawa Barat - Indonesia | X7C | Web Developer
Copyright © 2013. Seluruh hak cipta dilindungi Undang-undang HAKI - Mengutip sebagian atau mengambil seluruh naskah dan foto tanpa ijin redaksi dianggap plagiat.
Design ApoedCyber and Odang ICT