Hasil UKG Tidak Akan Pengaruhi Sertifikasi Guru

KARAWANG, KarawangNews.com - Uji kompetensi Guru (UKG) bukan untuk sertifikasi guru, melainkan untuk memetakan kompetensi guru. Para pembuat kebijakan dari pusat ingin mengetahui kekurangan guru tiap bidang pelajaran se-Indonesia, ini supaya pemerintah bisa memperbaiki kekurangannya guru-guru tersebut.

Demikian kata Penanggung Jawab Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat, Emmy Arifiyati S,Si, M.Pd, Kamis (2/8/2012) siang di ruang rapat Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, UKG ini untuk mengetahui kompetensi guru-guru dan bukan proses sertifikasi atau sertifikasinya dicabut.

"Ada rumor yang beredar, dari hasil UKG ini nanti sertifikasi ditangguhkan. Kita sinkronkan fasilitas sekolah dengan evaluasi diri dan uji kompetensi guru, ini perlu pendampingan yang intens," jelasnya.

Diketahui, jumlah peserta yang mengikuti UKG se-Kabupaten Karawang sebanyak 4.746 guru SD, SMP dan SMA, jumlah tersebut ditargetkan selesai pada 12 Agustus 2012, sedangkan untuk guru SMK akan melaksanakan UKG pada Oktober 2012 mendatang.

Di tempat sama, Sekretaris Panitia Penyelenggara UKG Karawang, juga Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdikpora Karawang, Nandang Ruhyatna menjelaskan, pada UKG ini diujikan 30 persen pedagogik dan 70 untuk kompetensi profesional, dengan hasil uji ini diharap bisa meningkatkan kinerja guru, juga untuk mengukur naik atau tidaknya kinerja guru. Jika harus dilakukan perbaikan, maka program pemerintah kedepan akan melakukan pelatihan.

"Jika pada saat kesimpulan terakhir hasil kompetensi masih rendah, maka akan ada perbaikan. Jika ada beberapa kelemahan akan dibuat pelatihan yang disesuaikan dengan kelemahan guru. Jadi guru jangan takut UKG ini, karena tidak berdampak pada pengguguran sertifikasi," ucapnya. (spn)
Share this article :

Poskan Komentar

 
Home | Redaksi | Iklan | Tentang
KarawangNews | Jawa Barat - Indonesia | X7C | Web Developer
Copyright © 2013. Seluruh hak cipta dilindungi Undang-undang HAKI - Mengutip sebagian atau mengambil seluruh naskah dan foto tanpa ijin redaksi dianggap plagiat.
Design Sepetak ICT