Ratusan Karyawan PT. SRO Mogok Kerja

KARAWANG, KarawangNews.com - Ratusan karyawan PT. Supravisi Rama Optik (SRO) yang tergabung dalam Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) melakukan aksi mogok kerja, Senin (2/7/2012) di depan perusahaan tersebut, di Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur.

PPMI menuntut penjelasan mengenai 33 karyawannya yang di PHK sepihak termasuk meminta tunjangan normatif. Karyawan mengancam melakukan mogok kerja selama tuntutan tidak dipenuhi.

Dalam orasinya mereka mengecam pihak manajemen yang telah bertindak semena-mena terhadap hak-hak karyawan, serta intimidasi dari pihak manajemen. Selain itu, ratusan karyawan tersebut menuntut pihak manajemen untuk mempekerjakan kembali sebanyak 33 karyawan yang telah di PHK sepihak.

"Kami hanya meminta penjelasan dari manajemn PT. SRO yang secara sepihak memberhentikan 33 orang rekan kami. Dan kami juga menginginkan adanya tunjangan kesehatan dan tunjangan 'standard grade' yang tidak transparan," kata Wawan koordinator aksi kepada wartawan.

Ia juga meminta penjelasan kepada pimpinan perusahaan alasan diberhentikannya 33 orang rekan mereka tanpa melalui prosedur tetap, seperti memberikan surat panggilan satu, dua atau ketiga. Kata Wawan, PPMI meminta perusahaan untuk lebih memperhatikan keinginan karyawan, bukan dengan sikap memberhentikan secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas.

"Kami betul-betul tidak tahu apa sebab kami diberhentikan, kami ingin tanya latar belakangnya dan meminta kepada perusahaan termasuk pemerintah daerah (Dinas Tenaga Kerja, red) untuk memperhatikan persoalan ini," ucapnya.

Kata dia, para karyawan mengancam akan terus melakukan aksi mogok kerka, bahkan akan melibatkan massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi oleh pihak manajemen. Malah karyawan yang masuk shift sore hari tadi, sempat dihadang oleh ratusan karyawan yang mogok kerja untuk melakukan aksi serupa, yaitu ikut mogok kerja.

"Jika tuntutan kami tidak dikabulkan oleh perusahaan, aksi ini akan terus berlangsung," tegas Wawan. (ggn)

Bagikan berita ini :

Poskan Komentar