Pembentukan BPD Harus Sesuai Perbub

KARAWANG, KarawangNews.com - Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang akan kembali dibentuk harus melalui mekanisme yang ada dalam Peraturan Bupati Karawang Nomor 48 Tahun 2006 tentang BPD. Pembentukan pengurus dan anggota BPD harus melalui musyawarah setiap dusun di desa tersebut.

Demikian dijelaskan Kasubag Pemerintahan Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat
Pemerintahan dan Desa (BPMPD) Kabupaten Karawang, Agus Somantri, S.IP, Senin (30/7/2012) di ruang kerjanya, pemilihan BPD jangan sembarang dilakukan, tapi harus sesuai mekanisme dan sesuai peraturan bupati yang telah disetujui bersama antara eksekutif dan
legislatif.

“Setiap dusun mengutus beberapa perwakilan orang, ini sesuai dengan Perbub Nomor 48 tersebut, yakni jumlah kuota penduduk dusun yang telah melakukan musyawarah dan akan diusulkan ke pihak desa,” ucapnya.

Sejauh ini pantauan BPMPD, sebanyak 67 BPD se-kabupaten sedang membentuk panitia desa termasuk melaksanakan musyawarah desa untuk membentuk struktur anggota BPD yang baru.

“Tahun 2012 ini ada 67 BPD dan kepala desa yang akan melakukan pemilihan. Bersamaan dengan hal itu, desa membentuk BPD, agar saat pelaksanaan Pilkades BPD-nya sudah
terbentuk,” ucapnya.

Setelah tahapan, pelaksanaan dan pembentukan ketua BPD terpilih, diharapkan pengusulan anggota BPD dilakukan camat setempat, kemudian dikukuhkan bupati sebagai anggota BPD periode tahun 2012-2018, melalui BPMPD Kabupaten Karawang.

Selain itu, BPD yang sudah dibentuk diharapkan untuk segera mengusulkan pelantikan, agar secepatnya bisa mendapatkan SK dari bupati. “Sebelum ada SK resmi untuk pelantikan BPD baru, BPD lama masih bisa bekerja. Mudah-mudahan akhir bulan Agustus 2012 BPD baru sudah terbentuk," ucap Agus Somantri. (ggn)
Share this article :

Poskan Komentar

 
Home | Redaksi | Iklan | Tentang
KarawangNews | Jawa Barat - Indonesia | X7C | Web Developer
Copyright © 2013. Seluruh hak cipta dilindungi Undang-undang HAKI - Mengutip sebagian atau mengambil seluruh naskah dan foto tanpa ijin redaksi dianggap plagiat.
Design Sepetak ICT