Malam Ini Disdikpora Sosialisasikan PPDB

KARAWANG, KarawangNews.com - Malam ini, Selasa (12/6/2012) pukul 19.00 WIB. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang akan mensosialisasikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK dan MA di aula Singaperbangsa, Lantai 3, Pemda Karawang. Sosialisasi itu akan dihadiri Kepala UPTD PAUD dan SD, kepala SMA, SMK, MA negeri dan swasta se-kabupaten. Sosialialisasi itu akan memaparkan teknis PPDB di sekolah negeri dan swasta.
 
Sementara itu, Kepala Disdikpora Karawang, Drs. Agus Supriatman, Selasa siang, di ruang kerjanya menjelaskan, ada tiga hal yang krusial dalam PPDB, yang pertama yaitu setelah pengumuman tanggal 30 Juni 2012, maka tidak ada lagi pembukaan rombongan belajar khusus sekolah negeri, karena perencanaan yang dibuat sudah sesuai dengan pemetaan sekolah dengan mempertimbangkan kondisi ruang kelas, ketersediaan guru dan potensi sekolah swasta.
 
Kedua, lanjut Agus, himbauan Disdikpora Karawang, jika siswa tidak diterima sekolah negeri banyak sekolah swasta yang akan menerima, karena sekolah negeri dan swasta sama saja, sama-sama meningkatkan mutu pendidikan dan ketiga yaitu pemilihan sekolah bebas terserah kepada pihak calon peserta didik, negeri atau swasta. Jika pilihan sekohnya adalah negeri, maka pilihan keduanya sekolah swasta, hal ini akan sangat memberikan pelayana bagi calon peserta, karena proses pendaftaran bisa daftar-cabut.
 
"Misal, daftar ke SMAN 5 Karawang dan nilai yang dimiliki tidak masuk passing grade, maka bisa dipindahkan ke sekoah SMAN 3 Karawang dan jika tidak diterima di dua sekolah itu, siswa bisa didaftarkan ke sekolah lainnya yang memugkinkan," kata Agus.
 
Kata Agus, setiap sekolah sesuai dengan daya tampung yang sudah direncanakan dengan porsi 70% seleksi akademis berdasarkan SKHUN (Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional), kemudian 20% dialokasikan untuk bina lingkungan dengan memprioritaskan siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu di lingkungan desa atau kelurahan sekolah itu berada.
 
Sedangkan 10% diperuntukan bagi siswa yang berprestasi di bidang olahraga, kesenian, keagamaan yang dibuktikan dengan piagam penghargaan. Siswa tersebut adalah siswa yang juara 1, 2 dan 3 di tingkat nasional dan tingkat provinsi. Sedangkan untuk juara kabupaten, diambil siswa yang juara 1.
 
Dijelaskan Agus, khusus untuk bina lingkungan 20%, memprioritaskan siswa yang tidak mampu dengan memperlihatkan Kartu Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah), Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) dan PKH (Program Keluarga Harapan).
 
"Jika pendaftar melebihi daya tampung bina lingkungan, maka sekolah melakukan seleksi ulang sesuai dengan jumlah kuota, jika jumlah siswa yang masuk kategori bina lingkungan melebih jumlah kuota yang tersedia maka sekolah akan melakukan seleksi ulang, tetapi jika melalui bina lingkungan tidak masuk, diharapkan melanjutkan ke sekolah swasta sesuai pilihan siswa," katanya.
 
Lebih lanjut Agus memaparkan, rencana program Disdikpora Karawang sedang mendesain program untuk mewujudkan masyarakat Karawang yang cerdas, terampil, berbudi lulur dan kompetitif melalui tiga strategi yaitu askesibilitas perluasan dan pemerataan, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing serta mewujudkan manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah melalui pembinaan para pengawas kepada seluruh sekolah negeri dan swasta.
 
Diharapkan Agus, angka melanjutkan ke SMA dan SMK sesuai dengan perencanaan, maka akan berdampak terhadap peningkatan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di bidang pendidikan, khususnya rata-rata lama sekolah. (spn)
Share this article :

Poskan Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Copyright © 2014. KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
Proudly IISIP Jakarta