UN Hari Pertama Tegang, Hari Kedua Tenang

KARAWANG - Di hari kedua UN (Ujian Nasional) SD/MI di Kabupaten Karawang aman dan tertib, seperti di SDN Adiarsa Barat 4, Kecamatan Karawang Barat, sebanyak 161 peserta UN sekolah ini telah melewati hari kedua dengan tenang. Dijelaskan Kepala SDN Adiarsa Barat 4, Nurpujiwati, meski tak jauh dari sekolahnya terjadi aksi mogok kerja PT. Pindodeli, tapi tidak mempengaruhi ketenangan siswanya mengerjakan soal UN.
 
Mengenai kelulusan siswa, Nurpujiwati optimis 100 persen siswanya akan lulus dan bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dijelaskannya, kelulusan siswanya ditentukan nilai sekolah sebanyak 40 persen dan nilai UN 60 persen yang digabung menjadi nilai kelulusan. "Kelulusan siswa itu tergantung nilai ujian yang mereka peroleh, jika dia tidak ikut UN atau nilainya jelek, maka sulit lulus," ucapnya, Selasa (18/5/2012) siang.
 
Diakuinya, pelaksanaan UN SD berbeda dengan SMP dan SMA yang ektra ketat, pengawasan yang serba lengkap dengan aparat polisi itu setidaknya akan mempengaruhi psikologis siswa menjadi lebih tegang. "Jadi UN SMA memang berat, psikologis mereka juga terganggu oleh suasana sekolah yang melakukan pengawasan ketat, beda dengan sekolah dasar, semua pengawasan UN SD diserahkan ke sekolah masing-masing," jelasnya.
 
Pengawas UN SD dilakukan dengan pengawasan silang, SDN Adiarsa Barat 4 diawasi oleh dua sekolah, SDN Adiarsa Barat 2 dan SDN Adiarsa Barat 3 yang semuanya berjumlah 18 guru. Di hari pertama UN mata pelajaran Bahasa Indonesia kemarin, kata Nurpujiwati, semua siswa memang tampak tegang, tetapi di hari kedua mata pelajaran Matematika siswa terlihat tampak tenang. "Hari pertama tegang, sekarang mereka terlihat tenang mengerjakan soal UN, besok hari terakhir pelajaran IPA," kata Nurpujiwati. (spn)
 
Bagikan berita ini :

Poskan Komentar