Sertifikasi Guru Cair Awal Juni 2012

KARAWANG - Guru-guru di Kabupaten Karawang boleh bernafas lega, karena Disdikpora (Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga) Karawang memastikan dana tunjangan sertifikasi akan dibayarkan mulai awal Juni 2012 mendatang. Tunjangan tersebut menyusul ditandatanganinya SK (Surat Keterangan) bupati terhitung sejak Selasa (29/5/2012).
 
"Hari Selasa ini SK bupati sudah ditandatangani, selanjutnya tinggal menyamakan data penerima tunjangan dari SK oleh pihak bank," kata Sekertaris Disdikpora Karawang, Drs. H. Wawan Setiawan didampingi Kepala Disdikpora Karawang, Agus Supriatman usai hearing PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) dengan dewan, Selasa siang.

Kata Wawan, pencairan dana sertifikasi guru tersebut akan diteruskan untuk 4.486 penerima dengan total anggaran senilai Rp 29,8 miliar, tunjangan itu akan dibagikan untuk dua bulan melalui mekanisme penghitungan yang mengacu kepada pencairan gaji pokok. Sedangkan proses pencairan yang mengacu pada SK menteri akan dilakukan pada proses pencairan berikutnya.
 
"Ini juga dilakukan sama disetiap daerah, karena anggaran yang ada belum mencukupi regulasi baru yang menyisipkan adanya kenaikan sebesar 10 persen untuk PNS (Pegawai Negeri Sipil). Kemudian kita teruskan kekurangannya agar disesuaikan pada proses pencairan berikutnya," ucapnya.
 
Sementara itu, tunjangan profesi diberikan kepada guru yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan kuota. Besaran tunjangan profesi diberikan satu kali gaji pokok guru PNS Daerah. Kata dia, dalam PMK (Peraturan Menteri Keuangan) disebutkan penyaluran dan pembayaran tunjangan memang dilaksanakan secara triwulan.
Terkait itu, sejumlah tenaga pendidik yang tergabung dalam forum guru di Karawang, meminta pihak Disdikpora Kabupaten Karawang untuk melakukan evaluasi terhadap mekanisme penyaluran tunjangan sertifikasi tersebut. Hal tersebut didasarkan karena macetnya penyaluran tunjangan sertifikasi pada triwulan pertama tahun 2012 di sejumlah daerah, tak terkecuali Kabupaten Karawang.
 
"Kami menginginkan ada solusi terbaik, termasuk pula dari tahapan pencairannya. Apakah masih tetap seperti sekarang atau memang perlu ada perubahan mekanismenya. Jika diperlukan, maka dinas pendidikan perlu mencari terobosan," kata seorang guru SMA Negeri di Karawang yang tak mau disebut namanya.
Menurutnya, dari tahapan mekanisme yang ditetapkan tidak harus ada keterlambatan penggelontoran tunjangan sertifikasi di triwulan pertama ini. Apalagi selama ini, setiap kali ada keterlambatan yang menjadi alasan adalah diperlukan waktu melakukan verifikasi data. (*spn)
Bagikan berita ini :

Poskan Komentar