Warga Rajia Lokalisasi di Klari

KARAWANG - Resah maraknya tempat mesum, sekitar 500 warga Desa Cimahi, Kecamatan Klari merajia sejumlah lokalisasi di sekitar Jalan Maracang, Klari, Sabtu (28/4/2012) pukul 21.00 WIB. Rajia yang dilakukan warga tersebut sontak membuat para PSK (Pekerja Seks Komersial) ketakutan sehingga mereka kabur sebelum warga datang ke lokasi tersebut. 

Sebanyak 500 warga yang mayoritas ibu-ibu ini adalah kelompok pengajian Majlis Ta'lim yang geram melihat kondisi lingkungannya ternodai oleh wanita-wanita asusila tersebut. Sementara, aksi warga ini mendapat dukungan kepala desa setempat. 

Polisi datang ke lokasi satu jam setelah warga melakukan 'sweeping' ke sejumlah lokalisasi, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, polisi melakukan penjagaan ketat, meski pada dasarnya polisi mendukung penuh aksi warga tersebut. Namun demikian, untuk melampiaskan kemarahan, sejumlah warga merusak beberapa warung yang berdiri di Jalan Maracang.

Warga mendapatkan sejumlah tempat tidur yang diduga digunakan sebagai tempat mesum di hidung belang dan PSK. Dijelaskan seorang warga setempat, Siti (35), dia sudah lama ingin menghancurkan lokalisasi tersebut, karena dianggap tidak bermoral dan tidak beragama. "Saya sudah lama kesal, untuk itu kita melakukan aksi ini supaya mereka jera," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Cimahi, Umiyati menegaskan, aksi ibu-ibu majlis ta'lim ini beralasan, karena selama ini tindakan Satpol PP dan kepolisi belum maksimal, meski polisi sudah beberapa kali merajia tempat ini. Selama aksi ibu-ibu ini, Jalan Maracang sempat mengalami kemacetan hingga 1 km lebih. (usm)


Share this article :

+ komentar + 1 komentar

2 September 2013 02.00

Bagus.....

Poskan Komentar

 
Home | Redaksi | Iklan | Tentang
KarawangNews | Jawa Barat - Indonesia | X7C | Web Developer
Copyright © 2013. Seluruh hak cipta dilindungi Undang-undang HAKI - Mengutip sebagian atau mengambil seluruh naskah dan foto tanpa ijin redaksi dianggap plagiat.
Design Sepetak ICT