Kontes Bonsai Perlu Dikembangkan




RENGASDENGKLOK, RAKA - Organisasi Massa Rengasdengklok Forum menggelar festival proklamasi REngasdengklok 2008 dengan menampilkan tanaman hias jenis bongsai dan edenium dalam rangka menyambut HUT RI ke 63. Acara berlangsung dua hari (14 - 16/8).

Koordinator Rengasdengklok Forum, Robby Barmaqi mengatakan kepada RAKA, Jumat (15/8) sore, kegiatan festitival proklamasi Rengasdengklok 2008 ini untuk mengapresiasi potensi dan hobi generasi muda, diantaranya gembrang-gembrung musik dan mengumpulkan penggemar tanaman hias bonsai untuk dikonteskan. Sampai kemarin, panitia festival proklamasi Rengasdengklok sudah menentukan juara kreasi bonsai dan edenium. Juara pertama bonsai yaitu H. Una, juara keduanya Soni. Sedangkan untuk Adenium Obesum, dimenangkan Yayan juara dan juara keduanya H. Una.

Penilaian ini diantaranya dilakukan mantan anggota Persatuan Pecinta Bonsai Indonesia (PPBI) Dr. Ryan Eljuta. Dia mengatakan, tanaman hias bonsai di Rengasdengklok ini sudah bangus dan banyak penggemarnya, tapi pada kontes perdana ini banyak yang belum turun karena informasinya mendadak. "Dan enam bulan lagi, kita akan gelar kegiatan serupa mengenai kontes bonsai, edenium dan anturium, karena saya lihat di Rengasdengklok ini banyak penggemarnya," ucapnya.

Kata Ryan, bonsai itu seni, di luar negeri disebut 'art of dwarf tree' atau seni mumungilkan pohon, penggemarnya hampir meluas. Kegiatan di Rengasdengklok Ini baru pemanasan, untuk menggugah penggemar bonsai. Sementara, Camat Rengasdengklok yang ditunjuk sebagai penilai kontes bonsai ini mengatakan, diharapkan kompetisi bonsai seperti ini bisa dikembangkan hingga tahun mendatang. "Saya berterima kasih banyak pada Dr. Ryan dan berharap bonsai di Rengasdengklok bisa dikembangkan termasuk melestarikannya," ucapnya. (spn)
Share this article :

Poskan Komentar

 
Home | Redaksi | Iklan | Tentang
KarawangNews | Jawa Barat - Indonesia | X7C | Web Developer
Copyright © 2013. Seluruh hak cipta dilindungi Undang-undang HAKI - Mengutip sebagian atau mengambil seluruh naskah dan foto tanpa ijin redaksi dianggap plagiat.
Design Sepetak ICT